Home
Sabtu, 19/08/2017 - 23:58:32 WIB
Cerpen Seram Pengantar Tidur: Gelang Rumah Sakit
Sabtu, 19/08/2017 - 23:48:30 WIB
Aktor, Penulis Dan Fotografer Mundur Serentak dari Sisi Trump
Sabtu, 19/08/2017 - 23:41:34 WIB
Duet Jokowi-AHY Berpeluang Besar Menang di 2019
Sabtu, 19/08/2017 - 23:30:39 WIB
Semua Atas Izin Allah
Sabtu, 19/08/2017 - 22:33:55 WIB
Lecehkan Presiden dan Kapolri di Facebook, Pemuda 18 Tahun Ini Diciduk Polisi
Sabtu, 19/08/2017 - 22:23:36 WIB
Golkar Pastikan Usung Gus Ipul di Pilgub Jatim
Sabtu, 19/08/2017 - 22:16:49 WIB
Inilah Nominasi dan Jawara PKB Movie Award 2017
Sabtu, 19/08/2017 - 22:07:15 WIB
Pengunggah Video Pungli Akan Diberi Penghargaan
Sabtu, 19/08/2017 - 21:58:11 WIB
Inilah Jadwal Lengkap Laga Sepakbola Akhir Pekan
Sabtu, 19/08/2017 - 21:48:05 WIB
Chelsea Kembali Buru Bintang Inter Milan
Sabtu, 19/08/2017 - 21:43:48 WIB
Juventus Tawar Bintang Muda Madrid
Sabtu, 19/08/2017 - 20:50:03 WIB
Cak Imin Minta Ada Tindak Lanjut Pertemuan SBY-Mega
 
 
 
Jeremy Thomas Tertawa Usai Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan

Sabtu, 12/08/2017 - 21:09:43 WIB


JAKARTA - Usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan jual-beli Villa di Bali sebesar Rp16 miliar, artis Jeremy Thomas menggelar preskon singkat yang isinya mengonfirmasi kebenaran kasus ini. Ia nampak tak tegang bahkan dengan santai, bapak Axel Mattew itu justru tertawa saat ditanya tanggapannya ketika mendapat Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polda Metro Jaya.

“Hahaha. Ya itu mah suatu proses ya. Tentunya kita harus mengembalikan lagi sesuai dengan faktanya. Bagaimana pun proses itu suatu rangkaian pemindahan berkas yang menurut saya wajar,” ujar Jeremy saat ditemui Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8) ditemani kuasa hukumnya, Amin Zakaria.

Amin yakin bahwa status tersangka Jeremy tidak sesuai fakta yang sebenarnya. Ditambah lagi, menilik bukti rekam kasus pelapor yang adalah warga negara Australia, Alexander Patrick Morris, pernah memiliki kasus serupa.

“Sehingga kualitas pelapor sebagai saksi dalam dugaan tindak pidana yang sama tentu seharusnya secara hukum dikesampingkan,” ujarnya lagi.

Selain itu,  kasus dugaan penipuan oleh Jeremy Thomas sudah mendapatkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Polda Metro Bali sejak 12 Agustus 2016.

“Kami belum tahu (kenapa ditetapkan tersangka). Mungkin hanya masalah pelimpahan, ini adalah kewenang Polri yang diberikan oleh KUHP itu. Sehingga proses ini bisa berjalan,” terang Amin.

Artinya, lanjut dia, proses itu nanti ke Mabes Polri atau Polda Metro Jaya begitu menemukan alat bukti yang pelaporan sepihak. “Melalui press release hari ini kami berharap Polda akan fair,” harap Amin. (src)

Home | Politik | Hukrim | Ekbis | Seksologi | Olahraga | Kesehatan | Selebritis | Sosial | Lingkungan | Serba-Serbi |
Handphone | Film | Kuliner | Otomotif | Liputan Malam | Kawula Muda | Index
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017