DI SISA jabatan hingga tahun 2019 mendatang, Hendri mengatakan, Jokowi sedang merapatkan barisan agar pemerintahan dan kabinet berjalan solid.">
Home
Sabtu, 19/08/2017 - 23:58:32 WIB
Cerpen Seram Pengantar Tidur: Gelang Rumah Sakit
Sabtu, 19/08/2017 - 23:48:30 WIB
Aktor, Penulis Dan Fotografer Mundur Serentak dari Sisi Trump
Sabtu, 19/08/2017 - 23:41:34 WIB
Duet Jokowi-AHY Berpeluang Besar Menang di 2019
Sabtu, 19/08/2017 - 23:30:39 WIB
Semua Atas Izin Allah
Sabtu, 19/08/2017 - 22:33:55 WIB
Lecehkan Presiden dan Kapolri di Facebook, Pemuda 18 Tahun Ini Diciduk Polisi
Sabtu, 19/08/2017 - 22:23:36 WIB
Golkar Pastikan Usung Gus Ipul di Pilgub Jatim
Sabtu, 19/08/2017 - 22:16:49 WIB
Inilah Nominasi dan Jawara PKB Movie Award 2017
Sabtu, 19/08/2017 - 22:07:15 WIB
Pengunggah Video Pungli Akan Diberi Penghargaan
Sabtu, 19/08/2017 - 21:58:11 WIB
Inilah Jadwal Lengkap Laga Sepakbola Akhir Pekan
Sabtu, 19/08/2017 - 21:48:05 WIB
Chelsea Kembali Buru Bintang Inter Milan
Sabtu, 19/08/2017 - 21:43:48 WIB
Juventus Tawar Bintang Muda Madrid
Sabtu, 19/08/2017 - 20:50:03 WIB
Cak Imin Minta Ada Tindak Lanjut Pertemuan SBY-Mega
 
 
 
Reshuffle Dimasa Injury Time Pemerintahan Jokowi

Minggu, 13/08/2017 - 10:07:45 WIB

JAKARTA - Pengamat politik Hendri Satrio menilai, wajar jika Presiden Jokowi kembali ingin melakukan perombakan kabinet. Ditambah lagi beberapa waktu terakhir muncul isu yang mengganggu citra pemerintah seperti melonjaknya hutang negara dan impor 75.000 ton garam dari Australia.

Di sisa jabatan hingga tahun 2019 mendatang, Hendri mengatakan, Jokowi sedang merapatkan barisan agar pemerintahan dan kabinet berjalan solid.

"Nah ini hampir masuk masa injury time pemerintahan Jokowi, jadi sangat wajar bila Jokowi merapatkan barisan," kata Hendri.

Jokowi pun masih mempunyai peluang untuk melanjutkan kepemimpinan hingga tahun 2024 mendatang. Untuk mencapai itu, Jokowi pun harus merealisasikan janji kampanye saat Pilpres 2014 lalu, jika ingin menjabat selama dua periode.

"Jokowi ini sudah berada di level good leader, tapi belum great leader, untuk jadi great leader salah satu yang harus dicapai menurut saya adalah memenuhi janji kampanye," ujar Hendri.

Sebelumnya, isu reshuffle Kabinet Kerja kembali mencuat. Presiden Jokowi disebut akan melakukan perombakan kabinet jelang hari kemerdekaan RI yang ke-72. Meski begitu belum ada keterangan resmi dari pihak Istana terkait kebenaran isu tersebut. (ilc)

Home | Politik | Hukrim | Ekbis | Seksologi | Olahraga | Kesehatan | Selebritis | Sosial | Lingkungan | Serba-Serbi |
Handphone | Film | Kuliner | Otomotif | Liputan Malam | Kawula Muda | Index
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017