Home
Senin, 13/07/2020 - 14:55:08 WIB
Pekanbaru Masih Zona Merah untuk Belajar Mengajar Tatap Muka, Disdik Akan Tegur Sekolah yang Bandel
Senin, 13/07/2020 - 14:54:33 WIB
Sumpah Tayyip Erdogen, Bebaskan Masjid Al Aqsa dari Jajahan Israel
Senin, 13/07/2020 - 14:22:00 WIB
Mangsa 7 Ternak Warga, Harimau Sumatera di Pariaman Masuk Perangkap BKSDA
Senin, 13/07/2020 - 14:13:38 WIB
Tersangka Pencabulan 305 Anak, Akhirnya Tewas Usai Percobaan Bunuh
Senin, 13/07/2020 - 13:50:13 WIB
Kapal Perang AS Terbakar, Puluhan Tentara Luka-luka
Senin, 13/07/2020 - 13:49:25 WIB
Jokowi : Lonjakan Kasus Corona karena Imported Case
Senin, 13/07/2020 - 07:26:04 WIB
Artis Cantik HH Umur 23 Tahun Ditangkap Polrestabes Medan Dugaan Prostitusi Artis
Senin, 13/07/2020 - 07:25:21 WIB
Press Release Pengungkapan 14,5 Kg Sabu di Bengkalis, Ternyata Begini Modus Pelaku
Senin, 13/07/2020 - 06:56:29 WIB
Pria di India Ini Memberi Alkohol Pada Puluhan Anak Laki-Laki Sebelum Akhirnya Dicabuli
Senin, 13/07/2020 - 06:36:26 WIB
Akademi Militer Indonesia Dilanda Wabah Virus Corona
Minggu, 12/07/2020 - 19:08:06 WIB
Ini 112 Daerah dan Syarat Dapat Izin Pembelajaran Tatap Muka
Minggu, 12/07/2020 - 19:07:18 WIB
Tunjuk Prabowo Sebagai Nakhoda Lumbung Pangan
 
Trump Desak NASA
Trump Desak NASA Stop Bahas Rencana Kembali Ke Bulan

Sabtu, 08/06/2019 - 23:48:55 WIB

Politikriau.com Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik badan antariksa NASA. Dia menilai, NASA harus berhenti membahas soal kemungkinan manusia kembali ke bulan.

"Untuk semua uang yang kita belanjakan, NASA tidak boleh berbicara tentang pergi ke Bulan. Kami melakukannya 50 tahun yang lalu," tulis Trump di akun Twitternya (Sabtu, 8/6).

"Mereka harus fokus pada hal-hal yang jauh lebih besar yang kita lakukan, termasuk Mars (di mana Bulan menjadi bagiannya), Pertahanan dan Sains!" sambungnya.

Di situsnya, NASA, yang membuat enam misi Apollo berawak ke Bulan antara tahun 1969 dan 1972, mengatakan bahwa penjelajahan Bulan dan Mars saling terkait.

"Bulan menyediakan kesempatan untuk menguji alat, instrumen, dan peralatan baru yang dapat digunakan di Mars, termasuk habitat manusia, sistem pendukung kehidupan, dan teknologi dan praktik yang dapat membantu kita membangun pos mandiri yang jauh dari Bumi," katanya.

Berbicara pada bulan April, administrator NASA Jim Bridenstine mengatakan bahwa NASA harus kembali ke Bulan.

"Kami tidak akan meninggalkan bendera dan jejak kaki dan kemudian pulang untuk tidak kembali selama 50 tahun," ujarnya, seperti dimuat Al Jazeera.



Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020