Home
Rabu, 15/07/2020 - 23:43:52 WIB
Polri Akui Brigjen Prasetijo Keluarkan Surat Sakti untuk Djoko Tjandra
Rabu, 15/07/2020 - 13:31:16 WIB
Ilmuwannya Ini Akui Pemerintahnya Tutupi Isu Virus Corona Sejak Awal
Rabu, 15/07/2020 - 13:30:23 WIB
Bisakah Kita Terinfeksi COVID-19 Dua Kali?
Rabu, 15/07/2020 - 13:30:19 WIB
Lambung Kapal Perang Ini Bocor dan Akhirnya Tenggelam
Rabu, 15/07/2020 - 11:59:16 WIB
Terkuak, IPW Sebut Surat Jalan untuk Djoko Tjandra Diterbitkan Bareskrim Polri
Rabu, 15/07/2020 - 09:49:13 WIB
Pulihkan Perekonomian, Arief Poyuono Usul ke Jokowi Legalkan Perjudian di Indonesia
Rabu, 15/07/2020 - 09:48:29 WIB
Tuan N yang Positif Covid-19 Kemarin Menginap Disalah Satu Homestay di Pekanbaru
Selasa, 14/07/2020 - 22:55:38 WIB
Usut Dugaan Korupsi Dana PMB-RW
Selasa, 14/07/2020 - 11:17:36 WIB
Bawa Paksa Jenazah Covid-19, Anggota DPRD Ditetapkan Tersangka
Selasa, 14/07/2020 - 11:17:31 WIB
Yunani Ancam Akan Merubah Rumah Atatatur Museum Genosida
Selasa, 14/07/2020 - 11:17:26 WIB
Ledakan Bom Bunuh Diri Di Kantor Intelijen Afghanistan, 11 Orang Tewas
Senin, 13/07/2020 - 14:55:08 WIB
Pekanbaru Masih Zona Merah untuk Belajar Mengajar Tatap Muka, Disdik Akan Tegur Sekolah yang Bandel
 
Dubes AS Nyatakan Pencaplokan Israel atas Tepi Barat Sah
Palestina Murka, Dubes AS Nyatakan Pencaplokan Israel atas Tepi Barat Sah

Senin, 10/06/2019 - 10:50:46 WIB

Bentrokan antara warga Palestina dan aparat Israel di Tepi Barat. Bentrokan antara warga Palestina dan aparat Israel di Tepi Barat.

Politikriau.com AKARTA - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Israel, David Friedman, menyatakan pencaplokan terhadap Tepi Barat sebenarnya sah. Hal itu memancing kecaman dari Otoritas Palestina.

Seperti dilansir AFP, Minggu (9/6), pernyataan Friedman tercantum dalam wawancara yang dimuat surat kabar New York Times pada Sabtu lalu.

"Dalam beberapa situasi, saya pikir Israel punya hak atas, tetapi tidak seluruhnya, atas Tepi Barat," kata Friedman dikutip dari CNNIndonesia.

Pernyataan itu dikecam oleh Otoritas Palestina, yang menyatakan kelompok ekstremis terlibat dalam menyusun kebijakan di Gedung Putih. Mereka juga menyatakan pernyataan Friedman memperlihatkan dia tidak matang dalam berpolitik.

Kementerian Luar Negeri Palestina menyatakan akan mengajukan protes kepada Mahkamah Internasional terkait pernyataan Friedman. Kecaman juga datang dari Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saeb Erekat.

"Dia (Friedman) adalah duta besar ekstremis dan pemukim ilegal. Pandangan mereka terhadap pencaplokan wilayah pendudukan adalah kejahatan perang di bawah hukum internasional," kata Erekat.

Friedman dan menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner, adalah pendukung pemukiman ilegal Israel. Namun, Trump kini mempercayakan Kushner menjadi pimpinan juru runding perdamaian Israel-Palestina.

Israel mencaplok Tepi Barat dalam Perang Enam Hari pada 1967. Sejak itu mereka terus membangun pemukiman ilegal. Hal ini yang menjadi salah satu hambatan utama proses perundingan damai antara keduanya.

Saat ini ada sekitar 600 ribu orang tinggal di pemukiman ilegal di Tepi Barat, serta sebagian Yerusalem Timur yang juga dicaplok. Mereka tinggal berdampingan dengan sekitar tiga juta warga Palestina.

Bahkan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, berjanji dalam kampanyenya akan memulai mengesahkan Tepi Barat menjadi wilayah mereka. (*)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020