Home
 
Empat Polisi Ditetapkan Tersangka Penganiaya Wartawan Metro TV

Rabu, 11/10/2017 - 23:22:59 WIB

BANYUMAS - Polres Banyumas menetapkan empat tersangka anggota kepolisian yang melakukan penganiayaan wartawan Metro TV, Darbe Tyas, saat meliput aksi unjuk rasa mahasiswa di depan kantor Bupati Banyumas Senin (9/10).

"Hasil dari penyelidikan kami, tersangka ditemukan saat ini ada 4 orang dari anggota kepolisian. Dan diduga pelaku (belum berstatus tersangka) dari Satpol PP ada tiga orang," kata Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, Rabu (11/10).

"Adapun 4 oknum polisi tersebut berinisial Aiptu AS, Bripda GP, Bripda HD, dan Bripda AYA," imbuhnya.

Bambang mengatakan, penyelidikan terkait kasus tersebut oleh Polres Banyumas masih terus berjalan. Pihaknya akan bekerjasama dengan Bidang Propam serta Direktorat Intelkam dan Keamanan Polda Jawa Tengah.

"Selanjutnya, keempat anggota kepolisian ini secara internal akan ditangani langsung oleh Polda Jawa Tengah," imbuh dia.

Sementara itu, 3 orang personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyumas yang masih bersatus terduga, sudah diperiksa dan pihaknya masih akan mendalami hasil pemeriksaan tersebut.

"Kami punya waktu 1 x 24 jam untuk meningkatkan status oknum Satpol PP tersebut. Tiga orang ini berpotensi sebagai tersangka," paparnya.

Bambang masih enggan menyebut inisial 3 oknum Satpol PP itu. "Jika terbukti melakukan tindak pidana, ya akan dipidanakan bersama-sama dengan tersangka 4 anggota Polres Banyumas," jelas Bambang.

"Untuk sementara pasal yang dikenakan adalah Pasal 170 KUHP juncto Pasal 351 KUHP. Untuk UU Pers, kami lihat perkembangannya, akan kami dalami perkara itu," imbuh dia.

Sejauh ini Bambang mengatakan belum ada laporan penganiayaan yang diterima pihaknya selain dari Darbe, terkait aksi unjuk rasa itu. "Kami telah bertemu pimpinan perguruan tinggi dan meminta melapor jika ada mahasiswanya yang terluka saat pembubaran paksa aksi unjuk rasa itu," kata Bambang.

Sementara itu Kepala Bidang Propam Polda Jateng, AKBP Jamaluddin Farti, mengatakan 4 orang tersangka anggota Polres Banyumas itu akan dibawa ke Markas Polda Jateng untuk menjalani pemeriksaan, terkait sangkaan pelanggaran kode etik.

"Dalam Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2014 tentang Kode Etik Profesi Polri, diatur dalam Pasal 7 Huruf c bahwa setiap anggota Polri yang melakukan atau melaksanakan tugas harus secara profesional dan prosedural," ucap Jamaludin.

"Di sini dari hasil penyelidikan kami, diduga keempat oknum tersebut tidak profesional, ada SOP (standar operasional prosedur) aturan yang dilanggar sehingga terjadi penganiayaan tersebut," lanjutnya.

Jamaludin menambahkan, keempat tersangka itu berasal dari Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara). "Ada yang mengaku memukul korban pakai tangan, ada yang pakai tongkat, dan ada pula yang menendang," jelasnya.

"Untuk masalah internal, kode etik, langsung kami ambil alih ke Polda Jawa Tengah," lanjut Jamaludin. (krn)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk