Home
 
Jepang Bidik Saham Bank Danamon 40 Persen

Minggu, 12/11/2017 - 13:05:01 WIB

MANADO - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana membenarkan adanya investor Jepang, dalam hal ini Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ (BTMU), yang melirik saham PT Bank Danamon Tbk.

"Memang Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ melirik saham Danamon, tentunya akan diikuti oleh kegiatan-kegiatan ataupun persyaratan-persyaratan yang akan disampaikan. Karena perusahaan terbuka, maka akan terkait dengan langkah-langkah di pasar modal," kata Heru di Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Ia mengatakan, hal terpenting dari rencana akuisisi tersebut adalah aksi korporasi itu mampu memperkuat Danamon.

"Diharapkan Danamon akan berkembang lebih pesat dengan shareholder baru yang lebih besar," ucap Heru.

Selain itu, OJK juga akan meminta investor untuk menyampaikan secara konkret mengenai kaitan antara rencana bisnis dan kontribusinya kepada perkembangan ekonomi nasional.

Hal tersebut misalnya menyangkut pemberian kredit khusus ke infrastruktur di Indonesia untuk mendukung program-program pemerintah.

"Jangan sampai mereka datang memberikan kredit ke Jepang saja, kami harap mereka membuat rencana bisnis yang benar-benar bisa menopang pertumbuhan ekonomi nasional," kata Heru.

Saat ini porsi kepemilikan saham di Danamon, menurut laman resmi perusahaan itu, adalah 67,37 persen milik Asia Financial Indonesia Pte Ltd (AFI), 6,5 persen milik JPMCB-Franklin Templeton Investment Funds, dan 25,7 persen dikuasai publik.

Merujuk pada pada laporan media Jepang, Nikkei, Kamis (9/11/2017), Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ dikabarkan berencana membeli sekitar 40 persen saham Bank Danamon untuk memperluas bisnis perusahaan itu di Asia Tenggara. Nilai transaksi disebutkan sekitar 1,76 miliar dolar AS atau setara Rp23,7 triliun (dengan kurs saat ini). (rid)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk