Home
 
Febri: Orang yang Menyembunyikan Setya Novanto Risikonya Pidana

Jumat, 17/11/2017 - 13:05:30 WIB

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak mau terburu-buru menyimpulkan adanya oknum wartawan yang membantu persembunyian tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto. 

Namun KPK akan mendalami dugaan keterlibatan oknum yang menyembunyikan Novanto, kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Ini mencuat terkait adanya kabar bahwa Ketua DPR yang juga Ketua Umum Partai Golkar itu, disembunyikan di apartemen kedoya elok, Jakarta saat penyidik hendak menangkapnya kemarin lusa.

"Kita belum sampai pada simpulan itu. Perlu cek lebih lanjut. Tetapi tentu menjadi hal yang kita cermati," katanya kepada rilis.id, Jakarta, Jumat (17/11/2017).

Meski begitu, Febri mengatakan, bila nantinya ditemukan upaya menghalangi penyidikan KPK terhadap Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu, maka pihaknya tak akan segan-segan memidanakannya. Terlebih adanya aturan di UU KPK tentang tindak pidana kasus penghambatan penyidikan.

"KPK mengingatkan bahwa ada ketentuan di pasal 21 Tipikor, bagi siapapun yang coba menghalangi, coba merintangi, secara langsung maupun tidak langsung penanganan perkara ada risiko pidana terhadap perbuatan tersebut," tegasnya.

Diketahui sebelumnya, Setya Novanto alami kecelakaan tunggal di daerah Kebayoran, Jakarta Selatan. Dari video yang beredar, mobil yang ditumpangi Setya Novanto berjenis Toyota Fortuner warna hitam berplat nomor B 1732 ZLO menabrak sebuah tiang listrik.

Akibat dari kejadian itu, Novanto pun dikabarkan pingsan dan dilarikan ke RS Medika Permata Hijau untuk menjalani perawatan intensif.

Sesaat sebelum kecelakaan, Novanto rencananya akan menyerahkan diri ke KPK. Hal itu disampaikannya secara langsung kepada pria yang juga jurnalis sebuah televisi media swasta berinisial HM.

Namun naas Novanto yang juga bersama HM mengalami kecelakaan tunggal. (rid)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk