Home
Minggu, 31/05/2020 - 22:16:19 WIB
Ikatan Dokter Anak Minta Sekolah Ditutup Sampai Desember 2020
Minggu, 31/05/2020 - 19:12:51 WIB
Pendeta Hindu Penggal Kepala Orang Berdalih Hentikan Wabah Corona
Minggu, 31/05/2020 - 18:58:40 WIB
Perusahaan Farmasi Asal Amerika Ini Siap Memasarkan Vaksin Coronavirus Pada Akhir Oktober 2020
Minggu, 31/05/2020 - 08:03:12 WIB
Ditemukannya Sebanyak 6 Ton Beras CSR BUMN di Gudang PT SPM
Minggu, 31/05/2020 - 07:34:37 WIB
Bokep dan Mak Erot Bikin Ngakak, Ternyata Bisa Menjadi Dirut TVRI
Minggu, 31/05/2020 - 07:34:05 WIB
Rektor UII, Fathul Wahid kecam aksi teror terhadap diskusi Pemecatan Presiden
Sabtu, 30/05/2020 - 19:26:02 WIB
Pasukan Intelijen Israel Tangkap Imam Besar Masjid Al Aqsa
Sabtu, 30/05/2020 - 19:25:34 WIB
Bertambah 557: Positif Corona di RI
Sabtu, 30/05/2020 - 19:00:20 WIB
Permintaan Tes Swab PCR Mandiri di RSUD Arifin Ahmad Berbiaya Rp1,7 Juta Bertambah
Sabtu, 30/05/2020 - 18:46:16 WIB
AS Hendak Usir Ribuan Mahasiswa China
Sabtu, 30/05/2020 - 12:50:41 WIB
Ternyata Inilah Alasan Kenapa Anda Tidak Boleh Memberi Air Putih Kepada Bayi di Bawah Umur Enam Bula
Sabtu, 30/05/2020 - 08:37:16 WIB
Korban Corona di Riau Malah Melonjak Menjadi 117 Kasus
 
Pemprov Riau Siapkan Sanksi
Pemprov Riau Siapkan Sanksi bagi 508 ASN

Minggu, 16/06/2019 - 10:38:42 WIB

Kepala BKD Riau Ikhwan Ridwan Kepala BKD Riau Ikhwan Ridwan

Politikriau.com PEKANBARU - Sebanyak 508 ASN yang bolos pada hari pertama kerja pasca cuti Lebaran Idul Fitri 1440 H akan diberikan sanksi yang tengah dipersiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

"Kita sedang siapkan sanksi untuk ASN yang tak ikut apel perdana kemarin," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan dikutip dari Cakaplah, Minggu (15/6).

Seperti apa sanksinya, sebut Ikhwan, tentu sesuai dengan tingkatannya. Namun sanksi mulai dari yang ringan, sedang hingga berat, sesuai dengan aturan tentang kedisiplinan pegawai.

"Sanski paling berat bisa dikenakan kepada para pejabat, baik itu eselon II, III ataupun IV, yakni bisa dinonjobkan sesuai dengan perintah pak gubernur. Kemudian bisa juga nantinya kendaraan dinas yang digunakan selama ini ditinjau ulang," tegasnya.

"Untuk sanksi yang paling ringan, yakni bisa dengan dilakukan pemotongan single sallary atau dikenakan teguran lisan oleh pimpinan," sambungnya.

Untuk diketahui, setelah dilakukan absen pada apel perdana pasca cuti bersama lebaran, ada 508 ASN di lingkungan Pemprov Riau tidak hadir atau bolos kerja.

Sedangkan tingkat kehadiran ASN pada hari pertama kerja mencapai 93,69 persen, atau 7.534 pegawai dari 8.041 pegawai Pemprov Riau. Selanjutnya absen kehadiran ASN dilaporkan ke Kemenpan-RB. (*)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020 - PT. MEDIA WARTA RIAU