Home
 
Lukman Edy: DPR Tidak Boleh Tersandera Soal Setya Novanto

Kamis, 23/11/2017 - 12:15:34 WIB

JAKARTA - Partai Golkar memutuskan Setya Novanto tetap menjadi Ketua DPR sebelum tersangka kasus e-KTP itu menjadi terdakwa.

Setya Novanto sendiri meminta agar tidak ada rapat pleno ataupun sidang MKD terkait kemungkinan menonaktifkannya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB Lukman Edy berharap, keputusan Partai Golkar ini tidak menyandera kepentingan lembaga perwakilan rakyat.

"Menurut saya DPR tidak boleh tersandera dengan surat seperti itu. DPR harus melanjutkan proses berikutnya," ujar Lukman Edy di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Namun, dia menyerahkan ke masing-masing fraksi yang ada di DPR dalam menyikapi hal ini.

"Kalau fraksi-fraksi misalnya sikapnya menunggu, ya tunggu. Tapi kalau kemudian fraksi-fraksi punya inisiatif mempercepat, ya harus dipercepat," ucap Lukman Edy, yang akrab disapa LE ini.

Sementara, Calon Gubernur Riau 2018 terkuat versi lembaga survei Indo Barometer itu mengatakan, terkait surat Setya Novanto tersebut adalah urusan internal Partai Golkar.

"Itu surat internal lah ya, menurut saya tidak untuk DPR itu. Surat pribadilah itu," jelas Lukman Edy, yang mendapatkan Anugerah Bintang Mahaputera Adipradana dan disematkan langsung oleh Presiden SBY pada HUT RI ke-69 lalu. (red/liputan6.com)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk