Home
 
Dukungan Golkar untuk Jokowi di Pilpres 2019 Adalah Keputusan Institusi

Kamis, 23/11/2017 - 23:30:32 WIB

JAKARTA - Partai Golkar sampai saat ini masih mendukung Joko Widodo menjadi calon presiden pada pemilihan umum tahun 2019 mendatang, meski Setya Novanto sudah menjadi tahanan KPK.

Politikus Partai Golkar Zainudin Amali mengatakan, keputusan itu tidak bisa dibatalkan keputusan lain. Sebab, keputusan itu diambil oleh institusi Partai Golkar dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas).

"Yang bisa membatalkan keputusan yang diambil di Rapim ya di Rapim itu sendiri tidak bisa digugurkan dengan begitu saja tetap harus ada instansi pengambil keputusan yang bisa memberikan keputusan," kata Amali pada INILAHCOM, Rabu (22/11/2017).

Terlebih, kata dia, belum ada obrolan di internal partai soal mengevaluasi dukungan terhadap Jokowi menyusul situasi yang menimpa Novanto. Menurut dia, partai saat ini tengah fokus dalam pilkada serentak tahun 2018.

"Nggak ada nggak ada sama sekali tidak ada akan kami belum ada sekarang ini kan kosentrasi kita kepada Pilkada," kata dia.

Setya Novanto dalam Rapat Pimpinan Nasional 2016 Partai Golkar, mengatakan partainya bakal mengusung kembali Joko Widodo dalam pemilihan presiden pada 2019 depan.

Namun, setelah Novanto menjadi tersangka kasus dugaan korupsi KTP-el dan ditahan, beberapa pihak berspekulasi Golkar akan balik badan alias tidak mendukung Jokowi di 2019. Hal ini pun dibantah oleh Golkar. (red)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk