Home
 
Arab Saudi Larang Berfoto di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Jumat, 24/11/2017 - 14:53:41 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan larangan swafoto di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi ini sangat wajar dan dapat dipahami. Mengigat, tujuan utama ke Masjidil Haram ialah beribadah.

Hal itu disampaikannya menanggapi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menerbitkan edaran tentang larangan mengambil gambar di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dengan alat apapun. Surat edaran ini ditujukan kepada seluruh negara pengirim jemaah haji dan umrah.

"Tujuan utama menunaikan ibadah haji atau umrah itu karena Allah semata bukan karena faktor yang lain. Jadi jelas ini (surat edaran), pertama untuk menghindarkan diri dari sifat riya atau pamer dalam beribadah," katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat (24/11/2017).

Menurut Zainut, dengan melakukan swafoto (selfie) di lokasi ibadah, dikhawatirkan dapat menggugurkan niat ikhlas dalam beribadah. Tidak hanya itu, lanjutnya, kegiatan selfie ini juga akan  menganggu kekhusyu'an terhadap orang lain yang sedang melakukan ibadah.

"Kegiatan selfie itu orang jadi terganggu, bisa jadi karena berisik atau hanya mengalihkan perhatian orang saja. Yang pasti membuat konsentrasi ibadah seseorang terganggu," paparnya.

Alasan lainnya ialah dari segi adab, menurut Zainut jelas hal itu tak baik karena Masjid Haram ialah tempat yang sangat dimuliakan oleh Allah dan Rasul-Nya karena di dalam Masjidil Haram ada Baitullah (rumah Allah) dan di dalam Masjid Nabawi ada makam Rasulullah. Kedudukan jemaah haji atau umrah adalah sebagai tamu Allah dan Rasul-Nya.

"Lazimnya sebagai tamu harus menjaga adab, akhlak dan sopan santun dalam bertamu, tidak menganggu sekelilingnya. Wajar jemaah haji kalau tidak boleh bertingkah laku yang aneh-aneh," tuntasnya. (rid)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk