Home
 
Tiba-tiba Bocah 5 Tahun Bergetar Lalu Berbaring di Lantgg
Asyik Bermain di Mal, Tiba-tiba Bocah 5 Tahun Bergetar Lalu Berbaring di Lantgg

Minggu, 23/06/2019 - 23:39:23 WIB

Politikriau.com BEIJING - Seorang ibu terkejut ketika saat putrinya yang berusia 5 tahun bermain-main di mal, tiba-tiba tubuhnya bergetar, kemudian ambruk ke lantai mal dan tengkurap.

Awalnya sang ibu yang saat itu asik memotret tingkah dua putrinya mengira putrinya yang sulung itu hanya bercanda.

Namun ternyata bocah itu itu pingsan dan lemas dengan dengan bibir berwarna biru dan kuku tangannya berwarna hitam.

Peristiwa itu terjadi di pusat perbelanjaan Beijing Parkview Green pada 1 Juni, demikian dilaporkan oleh media online Shanghai Ist.

Usut punya usut, bocah kecil itu kesetrum listrik saat memegang tiang besi untuk dekorasi di mal tersebut.

"Saya awalnya mengira dia bermain-main ketika berbaring di lantai. Setelah beberapa saat, saya menyadari bahwa dia telah disetrum," kata ibu yang hanya diidentifikasi sebagai Shi.

Hal itu semakin kuat ketika seorang wanita lain mencoba menyentuk besi yang sama dan langsung kaget dan buru-buru menarik tangannya.

Shi mengatakan, bibir putrinya berubah ungu dan kuku-kukunya menghitam. Ada juga bau karat di udara.

Karena khawatir, dia segera membawa putrinya ke rumah sakit.

Setelah pemeriksaan, keluarga diberitahu bahwa sementara tidak ada cedera internal, namun ada beberapa kelainan kecil pada elektrokardiogram putrinya.

Dokter menginstruksikan Shi untuk mengamati anak itu di rumah dan kembali ke rumah sakit jika dia melihat sesuatu yang tidak biasa.

Shi tidak terima dan meminta kompensasi dari pengelola mal, namun pihak mal menolak bertanggung jawab.

Kasus ini menjadi viral di media sosial China setelah seseorang membagikan video peristiwa itu di media sosial.

Beijing Parkview Green baru mengeluarkan pernyataan pada 17 Juni, mengatakan bahwa kecelakaan itu akibat kesalahan kontraktor yang tidak memandang grounding listrik ke dalam tanah.

Seorang perwakilan dari Beijing Parkview Green mengatakan kepada The Beijing News bahwa kelistrikan mal tersebut sudah diperiksa pada bulan Mei lalu.

Namun, setelah kecelakaan itu, mereka menyadari bahwa tidak ada kabel grounding yang tujuannya untuk mengalirkan sisa arus jika terjadi kelebihan arus atau korsleting.

Namun, Shi tidak terima dengan cara pengelola mal yang mengelak dari tanggung jawab.

Diberitakan tribun, wanita itu mempersiapkan tindakan hukum setelah mal itu tidak menyetujui permintaannya untuk membayar kompensasi 30.000 yuan atau sekitar Rp 61 juta.

"Apakah mal mencoba menyesatkan kita dan mengubur risiko keselamatan ini? Tidak hanya saya ingin penjelasan untuk putri saya, saya ingin orang-orang lebih sadar akan insiden seperti ini."

Setelah berita itu beredar di Weibo, netizen langsung memberikan dukungan kepada Shi dan membully pihak mal yang menurut mereka lari dari tanggung jawab.(*)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2018