Home
 
Dituding Homo, Calon Gubernur Riau "Cuek Bebek"

Selasa, 23/07/2013 - 17:43:52 WIB

PEKANBARU - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Achmad, yang kini juga Calon Gubernur Riau dari Partai Demokrat, kini dituding lagi memiliki kelainan seksual. Tak tanggung-tanggung, sudah dua surat kabar mingguan terbitan Pekanbaru menulis dirinya adalah homo.

Bahkan, sebelumnya, Achmad pernah pula di demo sekelompok mahasiswa di KPU Riau dan Mapolda Riau terkait prilaku seks menyimpangnya itu. Masyarakat Riau pun dibuat terperangah mendengar Achmad disebut sebagai homo.

Anehnya, tuduhan yang sangat memalukan itu tidak mendapat respon maupun tanggapan keras dari Achmad dan tim suksesnya di Pilgubri 2013 yang digelar 4 September mendatang.

Pertanyaan pun muncul, kenapa Achmad tak bergeming ketika dijadikan headline dua surat kabar mingguan itu tentang prilaku seks menyimpangnya? Benarkah Achmad seorang homo?

Ketika politikriau.com mencoba melakukan konfirmasi atas tudingan tersebut kepada Calon Gubernur Riau, Achmad, dia sampai berita ini diturunkan tak bisa ditemui.

Terakhir, politikriau.com meminta tanggapan dari Ketua Koordinator Penggerak Massa Tim Achmad-Masrul, Agung Nugroho, guna klarifikasi seputar pemberitaan yang kini telah menggegerkan masyarakat Riau khususnya, dan masyarakat Indonesia umumnya.

Agung Nugroho, yang juga Ketua KNPI Pekanbaru ini justru mengatakan, di dalam sebuah pertarungan politik, pembunuhan karakter merupakan hal biasa.

"Dari tahun 2006, pertama kali Pak Achmad maju sebagai bupati, isu fitnah itu sudah dimainkan lawan politiknya. Tapi, itu pula yang membuatnya menang, karna dia terzalimi," ungkap Agung.

Begitu juga pada periode kedua, lanjut Agung Nugrojo, lawan-lawan Achmad kembali mengungkit isu soal Achmad adalah homo.

"Buktinya, masyarakat sudah pintar. Dengan amalan yang dibuat Pak Achmad tidak mungkin itu terjadi," tambahnya, sambil membeberkan bahwa Achmad berprinsip orang yang terzalimi akan menang.
 
Oleh karena itu pula, kata Agung, isu yang ditulis surat kabar mingguan tersebut sengaja tidak diklarifikasi Calon Gubernur Riau, Achmad.

Ketika ditanyakan kenapa Achmad dan tim suksesnya tidak mengambil tindakan, misalnya seperti melaporkan media itu ke pihak kepolisian karena tuduhan menyebarkan fitnah, Agung Nugroho mengatakan, tak perlu.

"Biarkan saja orang menyebut Pak Achmad sebagai homo. Itu kan berdosa, apalagi saat ini bulan puasa. Namun, kasihan istrinya, karena gara-gara politik, keluarganya jadi ikut dizalimi. Yang jelas, beliau bukan  homo," tegasnya.

Agung pun memastikan, jika Achmad tidak akan mengambil langkah hukum terkait penyebaran kabar dirinya homo.

Ditanya lagi, apa bukti yang bisa meyakinkan masyarakat bahwa tudingan Achmad seorang homo adalah tidak benar, Agung hanya berucap, hal itu bisa dilihat dari amal ibadah.

"Yang jelas dari amalan yang Pak Achmad lakukan. Cara-cara dia memakmurkan mesjid, puasa Senin dan Kamis, sholat tiap waktu di mesjid, itu sudah membuktikan kalau dia tidak homo. Termasuk juga hasil tes kesehatan yang dilakukan Ikatan Dokter Indonesia. Kalau Pak Achmad homo, tentu gak akan lolos," ungkap Agung Nugroho. (aaz)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk