Home
 
KPU Riau Diduga "Dukung" Achmad jadi Gubernur

Rabu, 21/08/2013 - 10:27:36 WIB

JAKARTA - Proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Riau disinyalir keras penuh dengan 'kecurangan' dan 'keberpihakan' Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau terhadap pasangan Achmad-Masrul Kasmy.

Ini terbukti dengan diloloskannya Achmad-Masrul Kasmy sebagai calon gubernur dan wakil gubernur periode 2013-2018 yang pencoblosannya dilaksanakan pada 4 September, bulan depan.

Padahal, sudah menjadi sorotan masyarakat Riau, jika pasangan Achmad-Masrul Kasmy itu 'memalsukan' atau istilah kerennya men-scanning tanda tangan Mambang Mit, saat masih menjabat sebagai Ketua Demokrat Riau. Namun, KPU Riau tetap saja menganggap hal tersebut sah secara hukum di Republik Indonesia.

Kini, persoalan pemalsuaan atau scanning tanda tangan Mambang Mit itu masuk ke ranah hukum dan menjadi sorotan nasional. Bahkan, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sudah menegaskan jika penggunaan tanda tangan tersebut dilakukan dengan cara scanning adalah tidak sah.

Ironisnya, Ketua KPU Riau sendiri, T Edy Sabli, kepada DKPP mengakui pula bahwa surat pendaftaran pencalonan Achmad-Masrul Kasmy yang ditandatangani Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Raja Mambang Mit, dan Sekretaris DPD-nya Koko Iskandar saat itu bukan tanda tangan asli melainkan hasil scanning kelompok Achmad.

Lucunya, T Edy Sabli berdalih, dia menerima tanda tangan 'palsu' itu karena kesibukan Mambang Mit sebagai Wakil Gubernur Riau. sehingga tidak sempat menandatangani surat pendaftaran Achmad-Masrul Kasmy.

Kasus yang memalukan ini terbongkar lagi pada saat sidang DKPP di Jakarta, Selasa (20/8) kemarin. Ketua Majelis Hakim Jimly Assiddhiqie, malah sempat meradang kepada T Edy Sabli karena dianggap 'asal bunyi' memberikan alasan-alasannya seputar kasus-kasus Pilkada Riau yang telah merugikan kepentingan masyarakat luas.

Tak cuma itu, Jimly Asshiddhiqie, sempat mengusir KPU Riau dari ruang sidang karena dinilai telah melecehkan lembaga terhormat itu. "Silahkan keluar tinggalkan ruangan ini kalau memang diperlakukan begitu. Juga yang lain, silahkan Anda berlima tinggalkan ruangan ini," sergahnya.

Sementara, soal alasan Ketua KPU Riau T Edy Sabli yang menyebut Mambang Mit sangat sibuk sehingga tidak sempat menandatangani surat Achmad-Masrul Kasmy, hanya menjawab ringan sambil geleng-geleng kepala.

Kepada politikriau.com, Wagub Riau yang diperlakukan sangat tidak manusiawi oleh Calon Gubernur Riau Achmad, ditempat berlangsungnya acara MTq Riau ke-32 di Pasir Pengaraian, Rokan Hulu, itu mengatakan, T Edy Sabli sebaiknya tidak usah 'mengarang' cerita yang tak masuk akal.

"Kok malah mereka yang mengatakan saya sibuk sampai tidak bisa menandatangani. Lucu juga ya. Allah tidak tidur dan mengetahui semua perbuatan mereka terhadap diri saya," ucap Raja Mambang Mit, yang jabatan Ketua Demokrat Riau-nya direbut Achmad menjelang Pilkada Riau ini. (tim)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk