Politikriau.com (DPP IMM) Najih Prastiyo mengatakan, Randi terkena tembakan peluru tajam di dada sebel"> Politikriau.com " />
Home
 
IMM: Mahasiswa Kendari Meninggal Tertembak
IMM: Mahasiswa Kendari Meninggal Tertembak Peluru Tajam

Kamis, 26/09/2019 - 22:02:12 WIB

Politikriau.com (DPP IMM) Najih Prastiyo mengatakan, Randi terkena tembakan peluru tajam di dada sebelah kanan, saat bentrokan pecah antara mahasiswa dan pihak pengamanan.

Najih Prastiyo mengungkapkan belasungkawa serta kehilangan yang sangat mendalam atas peristiwa tersebut. Menurut Najih, peristiwa ini adalah bukti nyata dari tindakan represif yang dilakukan oleh pihak keamanan terhadap mahasiswa yang ingin menyuarakan aspirasinya.

“Kami, IMM se-Indonesia menyatakan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya salah satu kader IMM yang tertembak peluru tajam ketika melakukan aksi unjuk rasa di Kendari, Sulawesi Tenggara. Ini adalah kehilangan yang sangat besar bagi kami," ungkap Najih.

Najih lantas mempertanyakan prosedur pengamanan aksi yang kemudian sampai  menodongkan senjata dan terjadi penembakan meregang nyawa. Menurut dia, tidak dibenarkan prosedur pengamanan aksi sampai dengan terjadi penembakan peluru tajam.

“Secara pribadi saya mengecam atas terjadinya peristiwa ini. Bagaimana bisa dibenarkan prosedur pengamanan unjuk rasa dengan memakai senjata lengkap dengan peluru tajam. Ini mau mengamankan aksi, atau mau perang kepada mahasiswa. Pihak kepolisian harus bertanggung jawab mengusut kasus ini sampai tuntas, dan kami kader IMM se-Indonesia akan mengawal penuh kasus ini,” kata Najih.

Di akhir, Najih menyerukan kepada kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah se-Indonesia untuk melakukan konsolidasi di masing-masing basis dan level pimpinan menyerukan aksi solidaritas atas meninggalnya Randi ketika di medan aksi dan melawan segala bentuk represi dari pihak keamanan terhadap mahasiswa. “Kepada seluruh kader IMM se-Indonesia, mari kita rapatkan barisan dan melakukan konsolidasi di basis dan setiap level kepemimpinan untuk menyerukan aksi atas tewasnya saudara kita Immawan Randi," ucap dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2018