Home
 
Ini Pertarungan Herman Abdullah-Annas Maamun

Selasa, 03/09/2013 - 13:24:47 WIB

DUA sosok ini tak terbantahkan merupakan tokoh Riau yang cukup berpengalaman di jalur birokrasi maupun politik. Sama-sama memulai karir di 'PNS' hingga akhirnya menjadi 'pentolan' di Partai Golongan Karya. Satu dari 'Daratan' dan satunya lagi dari 'Pesisir'.

Siapa lagi kedua tokoh itu kalau bukan Herman Abdullah dan Annas Maamun. Kini, kedua 'pendekar' terbaik Riau yang sudah malang melintang di dunia birokrasi pemerintahan dan politik itu 'bertarung' merebut kursi paling tinggi di 'Bumi Lancang Kuning' ini.

Herman Abdullah, bagi sebagian orang terutama di Pekanbaru dinilai cukup sukses membangun 'Kota Bertuah'. Disamping tak sedikit pun terdengar kasus hukum yang dialamatkan kepada Datuk Panglimo Rajo Bertuah dari Kampar itu yang selama 10 tahun menduduki kursi walikota.

Nilai plus lain untuk Herman Abdullah yang kini maju sebagai calon Gubernur Riau berpasangan dengan Agus Widayat, wakil walikota Dumai asal Pesisir Riau, bagi para guru di Pekanbaru dianggap cukup berjasa di bidang pendidikan. Herman, dikenal sebagai walikota yang memperjuangkan guru-guru di madrasah mendapatkan uang transport.

Kota Pekanbaru, sejaK dipimpin Herman, juga rutin memperoleh Piala Adipura, tentunya sebagai kota terbersih di mata pemerintah pusat. Tak ayal, nyaris setiap tahun Herman Abdullah menerima piala kebanggaan masyarakat Pekanbaru itu langsung dari tangan Presiden RI.

Di Pilkada Riau 2013 ini, secara geopolitik Herman juga sudah 'mengantongi' dua wilayah yang memiliki jumlah suara paling besar di seantero Riau. Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar adalah basis massa fanatik Herman dengan total pemilih dari dua wilayah besar ini sebanyak 1.105.429 berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Sementara, jumlah pemilih di Pilkada Riau tercatat sesuai DPT yang ada saat ini sebesar 4.000.459. Nah, peluang Herman Abdullah-Agus Widayat, 'diatas kertas' cukup besar jika dibandingkan dengan calon lain yang ikut meramaikan bursa pemilihan gubernur.

Namun, bukan berarti 'hitung-hitungan' itu lantas membuat Herman-Agus bisa berbusung dada. Pasalnya, kekuatan Annas Maamun-Arsyadjuliandi Rachman setali tiga uang dengan kubu Herman-Agus. Tak tanggung-tanggung, kali ini wilayah Pesisir Riau merupakan gerbong suara Annas yang juga memiliki jumlah pemilih sama besar dengan basis suara Herman.

Apalagi, masyarakat di Pesisir Riau, khususnya Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Meranti dan Siak belum pernah 'memilih' putra terbaik Pesisir Riau menduduki kursi gubernur.

Sebab, sejak reformasi digulirkan, jabatan Gubernur Riau cuma pernah diduduki oleh putra terbaik Kampar (Saleh Djasit 1 periode) dan putra terbaik Indragiri Hilir (Rusli Zainal 2 periode).

Nah, apakah di periode 5 tahun mendatang ini putra Pesisir Riau bisa menduduki singgasana kursi gubernur? Jawabannya cukup gampang, lihat saja setelah 4 September besok. Lalu, bagaimana peluang Annas Maamun-Arsyadjuliandi Rachman?

Dilihat dari geopolitik kedua pasangan ini, tampaknya memang cukup tepat sebagai pesaing berat kubu Herman-Agus. Dimulai dengan hitungan jumlah pemilih di Rokan Hilir tercatat sebesar 420.884 suara yang besok akan diperebutkan.

Kabupaten Bengkalis, dimana Annas Maamun pernah menjabat sebagai Ketua DPRD-nya, jumlah pemilih sebanyak 360.371. Dan, dari Kabupaten Siak, dimana bupatinya adalah Ketua Partai Golkar, pemilih tercatat sebesar 259.057. Di Kotamadya Dumai, tercatat di DPT sebesar 181.569 pemilih. Pesisir Riau lainnya adalah Kabupaten Meranti dengan 136.892 pemilih.

Jika kekuatan pemilih di Pesisir Riau ini disatukan maka total keseluruhannya mencapai 1.358.773. Cukup besar jumlah tersebut untuk bersaing dengan kubu Herman Abdullah-Agus Widayat. Disamping pula, faktor pendamping Herman maupun Annas juga sangat berperan untuk menambah ataupun memecah suara kubu lawan.

Karena itu, Pilkada Riau 2013 tak dipungkiri merupakan pertarungan antara kubu 'Riau Daratan' dan 'Riau Pesisir'. Untuk meminimalisir pertarungan ini agar tidak berbau isme kedaerahan, maka baik Herman maupun Annas menggandeng wakil dari masing-masing basis lawan. (tim)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk