Politikriau.com  Pemimpin negara-negara Barat mendukung pernyataan Perdana Menteri (PM) Kanada, Justin Trudeau, bahwa pesawat maskapai Ukraina dijatuhkan "> Politikriau.com  Pemimpin negara-negara Barat mendukung pernyata" />
Home
 
Rudal Iran Tak Sengaja Jatuhkan Pesawat Ukraina
Pemimpin Negara Barat Yakin Rudal Iran Tak Sengaja Jatuhkan Pesawat Ukraina

Jumat, 10/01/2020 - 12:02:34 WIB

politikriau.com  Pemimpin negara-negara Barat mendukung pernyataan Perdana Menteri (PM) Kanada, Justin Trudeau, bahwa pesawat maskapai Ukraina dijatuhkan oleh rudal milik Iran. Menurut para pemimpin negara Barat bahwa insiden itu terjadi tidak disengaja.

Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson dan PM Australia, Scott Morrison, juga menyampaikan pernyataan senada dengan Trudeau. Melansir dari Associated Press, Jumat (10/1), PM Johnson menyebut pernyataannya didasari pada sekumpulan informasi.

"Sekarang ada sekumpulan informasi bahwa penerbangan itu ditembak jatuh oleh sebuah rudal darat-ke-udara milik Iran. Ini mungkin tidak disengaja," ucap Johnson.

Johnson mengatakan tengah melakukan penyelidikan bersama mitra internasional terkait kejadian ini.

Pesawat Ukraine International Airlines dengan nomor penerbangan PS752 itu sedang mengudara dari Teheran menuju ibu kota Kiev, Ukraina, saat terjatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini Teheran, Rabu (8/1) waktu setempat.

Pesawat jenis Boeing 737-800 itu membawa 176 orang yang terdiri atas 167 penumpang dan 9 awak pesawat. Seluruh penumpang dan awak dipastikan tewas.

Data dari otoritas setempat menyebut pesawat itu membawa 82 warga Iran, 63 warga Kanada, 11 warga Ukraina, 10 warga Swedia, empat warga Afghanistan, tiga warga Jerman dan tiga warga Inggris. Johnson menyatakan pihaknya akan mengupayakan segera untuk memulangkan jenazah warga Inggris yang menjadi korban.

Morrison insiden itu sebagai sebuah kesalahan. "Seluruh informasi intelijen yang diserahkan kepada kami hari ini tidak menunjukkan itu sebagai aksi yang disengaja," ujar Morrison.

Trudeau sebelumnya menyebut bahwa insiden itu diduga tidak disengaja. Ia berharap dilakukan penyelidikan menyeluruh dan kredibel. 

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2018