Home
 
 
 
Makam Uje Terus Diziarahi, Apa Kata MUI?

Kamis, 02/05/2013 - 18:54:24 WIB

JAKARTA - Para peziarah masih terus berdatangan ke makam Ustad Jeffry Al Buchori atau Uje yang berada di Karet Tengsing, Jakarta Pusat. Tidak hanya dari Jakarta, banyak peziarah datang dari luar kota, bahkan luar negeri.

Makam Uje justru semakin ramai dengan datangnya para peziarah. Bahkan, ada juga warga yang berziarah ke lokasi kecelakaan Uje di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Layaknya sebuah kuburan, lokasi kecelakaan itu juga ditaburi bunga oleh mereka. Dalam
Islam, ziarah kubur tidak dilarang, sepanjang mengikuti tuntunan dan tidak meminta-meminta kepada ahli kubur. Sebab, hal itu masuk dalam perbuatan syirik.

Lantas bagaimana tanggapan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai fenomena ziarah Uje? "Itu kan euforia yang di-blow up oleh media. Uje ini kan artis yang menjadi dai, atau dai artis. Jadi wajar saja banyak peziarah yang terus datang," kata Ketua MUI, Kamis (2/5).

Menurutnya, fenomena tersebut hanya bentuk simpati publik pada Uje yang akan berakhir
dengan sendirinya. Karenanya, MUI tidak akan mempersoalkan hal itu. "Paling dua minggu.
Nggak ada masalah itu," katanya
 
Justru menurut Amidan, yang menjadi persoalan adalah banyaknya peziarah Uje yang
menginjak-injak makam lain. Hal itu harus dihindari untuk menghormati ahli kubur yang
berada di dalam makam.

"Kalau bisa itu dihindari, kan kita hormati makam yang lain, jangan injak-injak makam
lain," katanya. (lpk)



0 Komentar :

Komentar Anda
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Home | Politik | Hukrim | Ekbis | Seksologi | Olahraga | Kesehatan | Selebritis | Sosial | Lingkungan | Serba-Serbi |
Handphone | Film | Kuliner | Otomotif | Liputan Malam | Kawula Muda | Index
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2014