Home
Minggu, 26/05/2019 - 20:32:20 WIB

Minggu, 26/05/2019 - 20:32:09 WIB

Minggu, 26/05/2019 - 20:31:27 WIB
Isi Gugatan Prabowo-Sandi: MK Harus Batalkan Kemenangan Paslon Terbukti Curang
Minggu, 26/05/2019 - 20:31:17 WIB

Minggu, 26/05/2019 - 20:31:07 WIB

Minggu, 26/05/2019 - 17:57:45 WIB
Keluarga Harun Remaja yang Jadi Korban Aksi 22 Mei Masih Trauma
Minggu, 26/05/2019 - 11:54:51 WIB
Polisi Tangkap Koordinator Relawan IT BPN Mustofa Nahrawardaya
Minggu, 26/05/2019 - 11:37:25 WIB
Terjebak Kemacetan Panjang, Ibu yang Hendak Melahirkan Dibantu Polantas Pekanbaru Menuju RS
Minggu, 26/05/2019 - 05:27:38 WIB
Bupati Sukiman Ajak Umat Berlomba Kebaikan di Bulan Ramadan
Minggu, 26/05/2019 - 05:24:14 WIB
Kerusuhan Jakarta, Aktor Intelektualnya Harus Segera Ditangkap
Sabtu, 25/05/2019 - 22:38:31 WIB
Sedang Bersih Kali, Tukang Bangunan Temukan Mayat Bayi Mengambang
Sabtu, 25/05/2019 - 22:38:15 WIB
Sedang Bersih Kali, Tukang Bangunan Temukan Mayat Bayi Mengambang
 
Di Lampung, Pemenang Capres Tertukar
Di Lampung, Pemenang Capres Tertukar Dari 02 Ke 01

Minggu, 21/04/2019 - 08:15:29 WIB

Politikriau.com Pemenang capres sempat tertukar dari paslon 02 Prabowo-Sandi menjadi paslon 01 Jokowi-Maruf. Kesalahan terjadi di TPS 2, Pekon Balaikencana, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.


Di website pemilu2019.kpu.go.id, paslon 01 Jokowi sempat mendapatkan 105 suara sedangkan paslon 02 Prabowo-Subianto tidak memeroleh satu suarapun alias zonk.

Dari data yang ada di form C-1 di TPS tersebut, paslon 02 Prabowo-Sandi memeroleh 105 suara sedangkan paslon 01 Jokowi-Maruf hanya mendapatkan 80 suara. Ada empat suara tidak sah.

Bawaslu Pesisir Barat menyatakan ada kesalahan ketika meng-upload pertama hitung cepat (quick count) sehingga perolehan suara pilpres tidak sesuai antara form C1 dengan yang tercantum di website pemilu2019.kpu.go.id.

Kekeliruan tersebut sudah diperbaiki, kata Komisioner Bawaslu Pesisir Barat, Kodrat, Sabtu (20/4).

Hasil sidang pleno PPK di Kecamatan Krui Selatan, kata dia, hasilnya paslon 01 memeroleh 80 suara dan paslon 02 sebanyak 105 suara.

Menurut Kodrat, KPPS sudah menyatakan ada kesalahan petugas TPS dalam input data hitung cepat KPU. Dengan adanya perbaikan, tidak ada permasalahan lagi, katanya dilansir Kantor Berita RMOL Lampung.

Terhadap KPPS yang melakukan kekeliruan, dikatakannya, tak ada sanksi, hanya dilakukan pembetulan saja terhadap kekeliruan input data.

Baca Juga

    Arya Sinulingga Buat Sayembara Rp 100 Juta Untuk Kumpulkan C1 Se-Sumut

"Terhadap KPPS, tidak ada pasal yang mengatur sanksi pidana. Lain halnya jika terjadi di tingkat PPS, PPK atau KPU,” katanya.

Ketua DPC Partai Gerindra Pesisir Barat A.E. Wardana Kusuma menyatakan, pihaknya tetap berprasangka baik. Mungkin memang kelalaian dan keteledoran mereka,” katanya.

Home
Redaksi & Disclaimer
jewelry lace wigs Copyright 2018