Home
 
 
 
Selisih Perolehan Suara Herman Vs Annas Tipis

Minggu, 24/11/2013 - 18:31:10 WIB

PEKANBARU - Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Riau, Drs Andi
Yusran MSi menilai bahwa selisih perolehan suara antara Herman Abdullah dan Annas Maamun tidak terlalu signifikan. Menurutnya hanya bekisar antara 5 hingga 10 persen.

Namun ia tidak bisa memastikan siapa diantara kedua kandidat itu yang akan menjadi gubernur Riau.

"Dari peta politknya, basis Annas banyak berada di wilayah pesisir, sedangkan basis Herman hanya di Pekanbaru dan Kampar. Putaran kedua ini merupakan pertarungan antara Utara dan Selatan," ujarnya.

Utara dikuasai Annas Maamun, Selatan dikuasai Herman Abdullah (Pekanbaru dan Kampar). "Sedangkan wilayah lain menjadi wiliyah yang diperebutkan," ujarnya.

Ia melihat, sejauh ini kekuatan mesin politik kedua calon dinilai masih sama. "Karena sama-sama didukung partai besar," sebutnya. (frz)



31 Komentar :

NASIONALIS VS SUKUISME
24/11/2013 - 18:43:03 WIB

HA 15%, AMAN 85%, HA Hanya di Dukung segelintir Org Ocu kturunan sumbar sono & dibantu saudara kanduangnya IKMR, AMMAN di dukung berbagai etnis & suku yg ada di Riau, karna Annas tdk membedakan suku & agama. Semua suku di utamakan Annas tanpa membeda2kan.
Gelonjong
24/11/2013 - 12:02:13 WIB

Pengamat apa tu, 5 sampai 10 persen tak tipis, yang tipis tu dibawah 2 persen
mak ngah
24/11/2013 - 19:04:35 WIB

Ya Allah jdkanlah pak HA sbg gubri bio mak ngah tak malu sbg masy riau
edi rm
24/11/2013 - 12:23:58 WIB

anas pasti menang..duit nyo banyak
herman muluk
24/11/2013 - 13:03:54 WIB

Kasus kurupsi herman abdullinglung selama menjadi wako pekanbaru :
1.PDAM dimana dana nya sudah cair tp tidak dibayarkan kepd penge lola hingga kini
2.Pasar cik puan yg tidak selesai sampai sekarang (alasan herman tdk suka dengan penjual inang inang disana yaitu orang batak)
3.pembeb asan lahan parkir pasar pusat dana ini sudah cair tp tdk dibayarkan kpd pemilik tanah
Apa hebat herman 10 thn jadi wako rumah sakit ciek pun indak tabangun menyiksa rakyat mengarahkan rakyat ke rmh sakik swasta yg biaya nya masyarakat tdk sanggup hanya adipura saja kebanggaannya itupun di bayar biar dapek adipura
Setelah inyo indak bisa jd wako istri nyo pulo amuah disuruahnyo sebab inyo takuik kasus nyo di buka tp karna urang indak suko jo istrinyo dan indak dapek parahu partai baru inyo suruah firdaus urang ocu juo itu makonyo kasus nyo indak di buka
santan
24/11/2013 - 13:08:09 WIB

Perkiraan andy yusran sebagai pengamat politik keliru karena diperkirakan anas makmun dan andy rachaman akan menang disepuluh kabupaten kota herman diperkirakan akan menang di kota pekan baru dan kab kampar perkiraan anas 60 persen dan herman 40 persen saya hanya pengamat dari kampung
herman muluk
24/11/2013 - 13:18:57 WIB

Indak baranti2 tim herman ko manyebar fitnah selebaran surat akibat badoso menyebar fitnah balangga urang tu kasian ang buncik takuik bana kalah yo setres ang yo iko herman lg manyuruah urang ke rohil samo di dumai untuk menyebarkan selebaran tsb onde Mande kasian den samo pengkak ko timses nyo alah abiah piti mako nyo harus sebarkan fitnah taruih
herman muluk
24/11/2013 - 13:33:54 WIB

Semakin dakek hari nyoblos samakin takuik herman abudlinglung beserta timses mako tu satiap hari cari caro untuk memfitnah anas begitulah perilaku si buncik dulu inyo memfitnah achmad karna maraso kalah saing seharusnya putaran 1 achmad lah yg di ateh masuak 2 besar tp pengkak banyak mngalambungkan suaro di pekanbaru kampar dumai kuansing
yung dolah
24/11/2013 - 13:53:57 WIB

menang herman..hidup herman abdullah
supar
24/11/2013 - 13:54:56 WIB

uang anas banyak...hidup annas
annas mamun
24/11/2013 - 14:10:52 WIB

uang aku dah banyak habis samo edi rm dan suparman...jangan sampai kalah aku...ku gantung org beduo tu
herman muluk
24/11/2013 - 15:20:13 WIB

Hutang herman kaliliang pinggang timses bakal setres herman pemimpin di riau yg paling jahek sombong main preman sia amuah miliah ang bini ang shopping samo sanggar sajo karajo bali tas hargo 50 juta apo lai kalau alah jd gubernur dana apbd pemprof abih untuk bali tas bini ang

25/11/2013 - 11:53:59 WIB


masyarakat riau
25/11/2013 - 12:41:49 WIB

cukup lah sekali rakyat riau salah memilih. krna memilih koruptor(Rusli Zainal) menjadi gubernur. ingat anas maamun jg seorang koruptor. baca pengakuan anas..http://www.p ekanbaruexpress.c om/korupsi/9122-a nas-maamun-akui-d irinya-pemimpin-k orup. dan anas tidak bermoral. lihat video pelecehan seksual pak anas http://www.youtube .com/watch?v=3MxL p7al6ms. dan bagi para wanita ( ibuk2 ataupun anak gadis) waspadalah terhadap pak anas. mana tw anda korban berikutnya..
masyarakat riau
25/11/2013 - 12:58:50 WIB

cukup lah sekali rakyat riau salah memilih. krna memilih koruptor(Rusli Zainal) menjadi gubernur. ingat anas maamun jg seorang koruptor. baca pengakuan anas..http://www.p ekanbaruexpress.c om/korupsi/9122-a nas-maamun-akui-d irinya-pemimpin-k orup. dan anas tidak bermoral. lihat video pelecehan seksual pak anas http://www.youtube .com/watch?v=3MxL p7al6ms.
Dan bagi para wanita ( ibuk2 ataupun anak gadis) waspadalah terhadap pak anas. mana tw anda korban berikutnya..
garda
25/11/2013 - 06:34:59 WIB

Apabila kekalahan anas karena dizalimi dgn selebaran yg tak jelas jawabannya adalah wacana pembentukan propinsi riau pesisir
Pengamat
25/11/2013 - 13:46:24 WIB

Tengok lah wajah keduanya, Anas tenang polos dan ambisius, pak Herman ambisius kali tampaknya
encik indragiri
25/11/2013 - 13:48:27 WIB

Pak Anas gue suka gaya lu, gak jahat tampangnya, enak liatnya tak membuat orang jenuh liatnya, moga berjaya ya Pak. Kami masyarakat Indragiri mendukung mu
garda
25/11/2013 - 08:16:31 WIB

Macam aannjiiang tekaaannnjiiaang di dindiang
Eks Penghuni Teleju
25/11/2013 - 20:58:45 WIB

apa beda annas dengan eddy rm? ternyata hanya faktor umur... satu sudah tua bangka, satunya lagi menjelang tua. tapi kalau kesamaannya ada; yaitu sama-sama gila dan sama-sama penjahat kelamin
Sumber Internal Kejati Riau
25/11/2013 - 20:59:12 WIB

Berikut 12 Kasus Korupsi yang Melibatkan Anas Maamun :

1. Pembangunan Jembatan Pedamaran I dan II di Kecamatan Bangko dalam tahap pengerjaan dan direncanakan seharusnya tuntas pekerjaanya tahun ini. Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir sendiri ke depanya terus berkomitmen untuk menuntaskan penyelesaian jembatan yang dianggarkan multi years tersebut.

T etapi komitmen tersebut luntur sebelum berkembang dikarenakan Pemkab Rokan Hilir yang dipimpin Annas Maamun terlalu banyak terdapat dugaan penyimpangan.
r
Jembatan Pedamaran I dan II, perda pengikatan Multi Years (tahun jamak) dua tahun 2008 s/d 2010. Total anggaran nya Rp529 Miliar, yangg dimenangkan oleh PT. Waskita Karya dengan harga penawaran/harga kontrak Rp422 miliar. Jangka waktu pelaksanaannya 5 Desember 2008 s/d 24 Maret 2011.

Dalam kurun waktu tiga tahun terjadi amandemen sebanyak tiga kali dengan total anggaran yg diamandemen sebesar Rp41 Miliar. Hingga saat ini jembatan tersebut tak kunjung selesai, bahkan menurut pantauan di lapangan estimasi fisik jembatan I 62 persen dan II 32 persen.

2. Kasus hasil audit BPK terhadap penggunaan APBD Rohil 2007 yang menyimpang senilai sekitar Rp18,5 miliar, di lingkungan Dinas Kesehatan, Dinas Penpolitikriau oke!kan dan Dinas Pekerjaan Umum. Badan Pemeriksaaan Keuangan (BPK) RI Perwharus diakui dan dukungan Provinsi Riau menemukan kerugian negara sekitar Rp18,5 miliar terhadap penggunaan belanja modal APBD 2007 di tiga instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) itu.

3. Pembangunan sawit rakyat yang menyerap dana APBD Rohil sekitar Rp142 miliar, juga syarat dengan berbagai penyimpangan dan merugikan negara jumlah yang besar, dan sampai saat ini setiap tahunnya tetap dianggarkan untuk pemeliharaan kebun rakyat pada APBD Rokan Hilir. Sedangkan lahan dan perkebunan tersebut tidak jelas keberadaannya.

4. Pembebasan sejumlah lahan dan pembangunan proyek Kompleks MTQ Rokan Hilir, di Batu Enam, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir yang diduga bermasalah. Pembebasan dan pembangunannya sedikitnya menghabiskan dana APBD setempat sekitar Rp46 miliar. Namun, proses yang dilakukan diduga sarat dengan mark-up. Begitu pula proses lelangnya diduga tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

5. Kasus ‘Sinaboi gate’ yang hingga kini proses hukumnya juga tak kunjung jelas, sementara negara sudah dirugikan mencapai sekitar Rp28,3 miliar. Bahkan hasil audit BPK terhadap penggunaan APBD Rohil 2007 lalu yang menyimpang senilai sekitar Rp18,5 miliar di lingkungan Dinas Kesehatan, Dinas Penpolitikriau oke!kan dan Dinas Pekerjaan Umum juga masih terpendam di tangan penegak hukum.

6. Proyek saluran simpang 200 senilai sekitar Rp2,5 miliar pada APBD 2007 juga syarat penyimpangan dan dugaan korupsi, begitupun berbagai proyek sejumlah pasar di Rokan Hilir rata-rata dikerjakan tidak beres dan syarat penyimpangan. Hingga kini, belum terjamah oleh aparat terkait.

7. Proyek pengadaan kapal pengawas sekitar Rp7,8 miliar tahun anggaran 2006 pun hingga kini pelaksanaanya tak jelas, sementara dana sudah dicairkan. Kapalnya pun mungkin sudah berubah menjadi rumah pejabat teras di Kabupaten ini. Sementara pengadaan Kapal Pengawas Dinas Perikanan dan Kelautan ditahun 2007, dengan dugaan korupsi senilai Rp6,9 Miliar.

8. Proyek pengadaan kolam renang senilai Rp12 miliar tahun anggaran 2006, yang dikerjakan asal – asalan dan progresnya tak jelas. Kerugian negara pun ditaksir dalam jumlah yang tidak sedikit.

9. Pembangunan Gedung Olahraga (GOR) senilai sekitar Rp14 miliar tahun anggaran 2008 yang dilelang tidak sesuai aturan berlaku dan pekerjaannya sarat dengan penyimpangan.
r
10. Proyek pompanisasi di Desa Jumrah, Rimba Melintang sebesar sekitar Rp40 miliar hingga kini hasil kerjanya tak bisa difungsikan.



11. Dugaan korupsi di Dinas PU Rohil pada Proyek Pembangunan Jalan Pelataran Pulau Halang Muka ditahun 2007, senilai Rp7 miliar.

12. Usut juga sejumlah anggota dewan dan kalangan pejabat yang turut serta bermain proyek di Rokan Hilir. Proyek saluran simpang 200 senilai sekitar Rp2,5 miliar pada APBD 2007.

antan
25/11/2013 - 14:16:00 WIB

Pertarungan anas mekawan herman pertarungan antara riau daratan dan riau pesisir kelihatannya herman melakukan trik yang kurang baik untuk menjatuhkan anas karena anas akan didukung sepuluh kabupaten kota
pns rohil
25/11/2013 - 14:29:07 WIB

Pilihlah pemimpin yg amanah.....pemimpi n yg tidak arogan, yg tidak bercarut saja, yg santun, dan seperti di sunahkan oleh Rasulullah........ .apakah kita mau dipimpin oleh orang "melayu" yg katanya santun tapi bahasanya sangat kasar melebihi orang pasar? Yg setiap ngomong selalu mengucapkan kata : pukimak, budak setan, politikriau oke! politikriau oke!..dll?? Audzubillahiminzal ik...buat timses aman sy mohon maaf, tapi itulah fakta yg kami hadapi di Rohil ini
yuyun
25/11/2013 - 21:44:17 WIB

hati2 memilih pemimpin dari golkar krn :
1. ARB capres membiarkan mesum/perzinahan didepan matanya.

2. RZ mantan gubri menuduh wako FMT beristri lebih dari satu, ternyata RZ istrinya lebih dari dua, RZ seorang koruptor.

3. Annas terlibat PKI, selingkuh dg pembantu, pelecehan seksual ABG, korupsi APBD Rohil.

4. Eddy RM, dikenal dg presiden pelacur di riau, jika Annas menang maka lokalisasi pelacuran akan dibuka lagi.

5. Dua orang gubri tedahulu dari golkar adalah koruptor.

6 . Jadi Pilihlah HERMAN yg bersih dan berprestasi.
yuyun
25/11/2013 - 21:44:17 WIB

hati2 memilih pemimpin dari golkar krn :
1. ARB capres membiarkan mesum/perzinahan didepan matanya.

2. RZ mantan gubri menuduh wako FMT beristri lebih dari satu, ternyata RZ istrinya lebih dari dua, RZ seorang koruptor.

3. Annas terlibat PKI, selingkuh dg pembantu, pelecehan seksual ABG, korupsi APBD Rohil.

4. Eddy RM, dikenal dg presiden pelacur di riau, jika Annas menang maka lokalisasi pelacuran akan dibuka lagi.

5. Dua orang gubri tedahulu dari golkar adalah koruptor.

6 . Jadi Pilihlah HERMAN yg bersih dan berprestasi.
adam
25/11/2013 - 16:13:45 WIB

Pemilih harus cerdas,bisa menilai mana yg tepat dan teruji ,,kalo pemimpin yg dimpin otak mesum aje,,mau kemane riau inu dibuetnya...
adam
25/11/2013 - 16:16:08 WIB

Pemilih harus cerdas,bisa menilai mana yg tepat dan teruji ,,kalo pemimpin yg dimpin otak mesum aje,,mau kemane riau inu dibuetnya...
prof zaini
25/11/2013 - 16:21:44 WIB

Hanya orang bodoh yg memilih anas,,udah tua,ngomong crocos aja,bikin malu riau aja,,kyak gk ada pemimimpin beribawa di riau ni,,,mau diltekan dmana marwah riau,,apalagi isu pencabulan ,,nauzubillah...
herman muluk
25/11/2013 - 16:56:23 WIB

Bandingkan jalan anas dan herman tentu lincah anas santaro herman tapengkak pengkak indak badayo bawa paruik buncik nyo herman banyak penyakit kolesterol tinggi asam urat indak boleh makan udang atau makanan maniah lainnyo onde Mande ba'a caro ko kalau inyo indak manang struk lah inyo kasian yo ocu ko
anus makmun
26/11/2013 - 13:04:05 WIB

@herman muluk : kalau diliat-liat comment kau kayak orang mau beser,cacingan atau orang gila yg lepas dari pasungan,. comment yg sopan,. tak perlu kau pakai bahasa daerah lain,.. krn itu tidak akan menutupi jati diri kau,.. atau kau perlu diajar cara comment yg pintar?? ngapa tak kau pakai aja basa kemayu itu..eeh belacan..itu aja yg kau tau..
antan
29/11/2013 - 22:22:51 WIB

Ternyata santan lebih pantas jadi pengamat politik daripada andi yusran karena prediksinya keliru yusran bilang beda hasil putaran kedua antara anas dgn herman beda tipis ternyata hampir 20 persen anas menang makanya mulai hari ini santan lah pengamat politik riau yg hebat
Komentar Anda
Nama
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Home | Politik | Hukrim | Ekbis | Seksologi | Olahraga | Kesehatan | Selebritis | Sosial | Lingkungan | Serba-Serbi |
Handphone | Film | Kuliner | Otomotif | Liputan Malam | Kawula Muda | Index
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2014