Home
Jumat, 10/07/2020 - 11:25:52 WIB
Pneumonia Misterius yang Jauh Lebih Mematikan Daripada Covid-19 Telah Berkembang Di Kazakhstan, Seb
Jumat, 10/07/2020 - 11:21:08 WIB
Tukang Bangunan Disiksa Polisi dalam Sel Agar Mau Jadi Pembunuh
Jumat, 10/07/2020 - 11:21:04 WIB
Hasil Penelitian Terbaru: Virus Corona Bisa Merusak Otak
Kamis, 09/07/2020 - 20:50:28 WIB
Plh Bupati Ingatkan PPDP Dapat Bertugas Secara Profesional
Kamis, 09/07/2020 - 20:49:13 WIB
*1.285 Petugas PPDP Lakukan Rapid Tes*
Kamis, 09/07/2020 - 15:43:27 WIB
Fasilitas Nuklir Meledak, Iran Akan Membuat Perhitungan Dengan Israel
Kamis, 09/07/2020 - 15:42:46 WIB
Indra Gunawan Eet Dimarahi Hakim Sidang Tipikor Amril Mukminin, Banyak Jawab Tak Tahu
Kamis, 09/07/2020 - 14:49:16 WIB
Kapolda Kepri: ABK asal Indonesia dan Philipina Disiksa WNA China
Kamis, 09/07/2020 - 14:48:27 WIB
Tidak Menguasai, Guru Besar UGM Nilai Mendikbud Tak Kompeten Mengurus Pendidikan
Kamis, 09/07/2020 - 07:54:02 WIB
Rusia Ingin Perselisihan Antara Palestina Dan Israel Diselesaikan Dengan Solusi Adil Dan Abadi Bukan
Kamis, 09/07/2020 - 07:46:26 WIB
Pembobol Bank BNI Akan Tiba Siang Ini Di Indonesia Setelah 17 Tahun Buron
Kamis, 09/07/2020 - 07:38:58 WIB
Djoko Tjandra Buktikan Bikin KTP Itu Mudah Dan Cepat
 
Sempat Menolak Diisolasi
Ternyata Warga Pekanbaru Ini Dinyatakan Positif Covid-19

Senin, 29/06/2020 - 23:22:18 WIB

Politikriau.com - PEKANBARU - Nyonya GS (30), dinyatakan positif corona setelah mengeluh nyeri tenggorokan, darah rendah, mual, muntah, dan lemas. Pasien sempat menolak diisolasi saat masuk rumah sakit pada 26 Juni 2020 lalu.


Juru Bicara Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Pekanbaru Dokter Mulyadi, Senin (29/6/2020), memaparkan perkembangan kasus terbaru. Kasus orang dalam pemantauan (ODP) bertambah 98 orang hari ini. Sedangkan, PDP bertambah 8 orang. 


"Pasien positif corona ada satu orang hari ini. Pasien adalah Nyonya GS, warga Kelurahan Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya," katanya.


Awalnya, pasien masuk rumah sakit pada 26 Juni lalu. Pasien mengeluh nyeri tenggorokan, darah rendah, mual, muntah, dan lemas. 


"Pasien tidak ada riwayat perjalanan. Pasien sempat menolak menjalani isolasi," ungkap Dokter Mulyadi.


Meski begitu, pasien mau diperiksa swab. Ternyata, hasilnya positif corona.


"Pasien masuk Rumah Sakit Arifin Achmad hari ini," sebut Dokter Mulyadi.


Sementara itu, kasus pasien dengan pengawasan (PDP) meninggal dunia nihil hari ini. Dengan begitu, perkembangan kasus sejak 3 Maret lalu di Pekanbaru yaitu total kasus positif 85 orang. Rinciannya, sebanyak 58 orang sudah pulang dan sembuh.


Sebanyak 21 orang masih dirawat. Sedangkan 6 pasien positif corona meninggal dunia.


Sementara itu, total kasus PDP 761 orang. Sebanyak 638 orang sembuh dan pulang. Sebanyak 55 masih dirawat dan 68 meninggal dunia.


"Hasil swab 67 PDP yang meninggal dunia negatif corona. Hasil swab satu orang PDP belum kami terima," sebut Ingot.


Sementara itu, total kasus ODP 6.550 orang. Rinciannya, 6.040 orang selesai pemantauan dan 510 orang masih dalam pemantauan.


Hasil pemeriksaan rapid test untuk ODP 6.696 orang. Rinciannya, 6.633 orang non reaktif dan 63 reaktif.

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020