Home
Minggu, 09/08/2020 - 23:21:08 WIB
Akses Masuk PT Indah Kiat Ditutup, Klaster Karyawan di Tempat Kerja Menjadi Perhatian
Minggu, 09/08/2020 - 19:31:24 WIB
Setelah Bekerja di Indonesia, TKA China Bawa Uang Triliunan Pulang Kampung, PKS: Ironis Simak selen
Minggu, 09/08/2020 - 17:36:53 WIB
Mantan Kadis Kesehatan Kabupaten Lingga Meninggal
Minggu, 09/08/2020 - 17:36:01 WIB
Rohil Tambah 9 Kasus Positif Covid-19 Hari ini, Berasal dari Satu Orang yang Terpapar Sebelumnya
Minggu, 09/08/2020 - 14:47:46 WIB
BNN Riau Sita 20 Kg Sabu dan 10 Ribu Butir Ekstasi Jaringan Internasional
Minggu, 09/08/2020 - 14:46:04 WIB
Hanya Dalam Dua Pekan, 97 Ribu Anak Terinfeksi Virus Corona?
Minggu, 09/08/2020 - 13:34:56 WIB
Sorotin Kinerja Pemerintah, GNPF Ulama Minta Jokowi Mundur: Janji Meroket, Ternyata Hancur, Masih Pu
Minggu, 09/08/2020 - 13:33:36 WIB
Sorotin Kinerja Pemerintah, GNPF Ulama Minta Jokowi Mundur: Janji Meroket, Ternyata Hancur, Masih Pu
Minggu, 09/08/2020 - 11:22:23 WIB
Positif Covid-19 di Tualang Meningkat, Anggota DPRD Riau Zulfi Mursal Desak Pemkab Siak Tutup Sement
Sabtu, 08/08/2020 - 20:47:45 WIB
Rumah Pembakar Foto UAS-HRS didatangi Warga, Pelaku Kabur, Ibunya Minta Maaf
Sabtu, 08/08/2020 - 20:46:47 WIB
PT IKPP Perawang Juara Penyumbang Positif Covid-19 di Siak
Sabtu, 08/08/2020 - 18:45:11 WIB
19 Warga Pekanbaru Positif Corona Hari Ini, Klaster Bank BUMN Muncul Lagi
 
Kementerian LHK Gelar Pertemuan Rakyat
Kementerian LHK Gelar Pertemuan Rakyat untuk Konsolidasi terhadap TORA

Selasa, 20/08/2019 - 22:31:19 WIB

Politikriau.com PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution dan Sekretaris Kementerian LHK Apik Karyana menggelar Pertemuan Rakyat dalam rangka Konsolidasi Masyarakat Riau Dalam Percepatan Perluasan Wilayah Kelola Rakyat, Melalui Perhutanan Sosial dan Tanah Objek Reforma Agraria, Selasa (20/8/2019) siang di Balai Adat LAM Jalan Diponegoro Kota Pekanbaru.

Sekretaris Kementerian LHK Apik Karyana menyampaikan bahwa sudah banyak progres yang sudah dicapai Provinsi Riau, khususnya dalam rangka persiapan. Namun ternyata tidak cukup, sebab banyak hal yang menyangkut Tora maupun Perhutanan Sosial.

Lanjutnya ada 3 hal yang sangat krusial dalam mewujudkan program Tora dan Perhutanan Sosial, di antaranya lahan, kesempatan dan kapasitas SDM. Sehingga ketiga hal ini tidak bisa terlepas.

"Terkait dengan lahan dan kesempatan ada yang namanya Aset Kelola dan ini yang akan diberikan kepada Bapak/Ibu semua melalui Program Tora dan Akses Kelola. Menurut program perundangan sosial, kita harus liat progresnya dulu, target kita sekarang ada 1,2 juta hektare. Nantinya kita lihat progresnya sudah sejauh apa. Untuk saat ini Provinsi Riau masih jauh dari yang diharapkan," ujar Apik.

Dijelaskan Apik, secara Nasional sudah mencapai 3,2 juta hektare lebih, melibatkan kurang lebih 710 ribu KK dan jumlah kelompok saat ini ada 5.800 kelompok. Dibandingkan privonsi lain, Provinsi Riau masih jauh dari yang diharapkan. Bahkan provinsi lain ada yang melebihi target 13 hingga 20% .

"Sebetulnya semua usulan tentang Tora ini sudah banyak yang kami terima di LHK, tetapi tidak bisa kami proses dikarenakan usulan bapak/ibu itu tidak dilengkapi dengan rekomendasi Gubernur dan DPRD," ungkap Apik.

Jelasnya, sebagaimana yang tertuang dalam Perda tahun 2018 yaitu setiap usulan Tora dan Kehutanan Sosial harus ada rekomendasi Gubernur dan DPRD.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution mengatakan sehubungan dengan apa yang disampaikan Sekretaris LHK Apik tadi, agar usulan dapat direalisasikan, kedepannya diharapkan untuk meminta rekomendasi Gubernur ataupun DPRD supaya aset kelola  dapat dikelola dengan Efektif.

"Sebenarnya kami dari pihak Pemerintah Provinsi Riau sudah melakukan upaya dengan seluruh Bupat se-Provinsi Riau untuk dapat menjalankan tugasnya masing-masing dengan baik," tutupnya.

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020