Home
Rabu, 21/10/2020 - 18:59:21 WIB
Gatot Nurmantyo Beri Rapor Merah Penanganan Covid-19 Jokowi-Maaruf
Rabu, 21/10/2020 - 07:04:55 WIB
Rizal Ramli Sebut Maruf Amin Sebagai Pelengkap Enam Tahun Kepemimpinan Jokowi
Rabu, 21/10/2020 - 06:46:40 WIB
Erdogan: Retorika Anti-Muslim Dijadikan Alat Dari Politisi Barat Untuk Tutupi Kegagalan Mereka
Rabu, 21/10/2020 - 06:46:30 WIB
Azyumardi Azra: Cara-cara Represif Pemerintah Bisa Picu Situasi Sosial Ekonomi Yang Tidak Kondusif
Rabu, 21/10/2020 - 06:26:54 WIB
Sri Mulyani Bandingkan Ekonomi Indonesia Dengan Negara Lain
Rabu, 21/10/2020 - 06:26:08 WIB
Fahira Idris: Kepemimpinan Yang Bermakna Harus Tetap Jadi Tujuan
Selasa, 20/10/2020 - 23:04:02 WIB
Foto Jaksa dan Tersangka Kasus Djoko Tjandra Makan Siang Bersama
Selasa, 20/10/2020 - 22:49:18 WIB
JPU Tuntut PT Adei Pidana Denda Rp 4,4 Milyar
Selasa, 20/10/2020 - 21:55:12 WIB
Tol Kedua di Sumbar, Koridor Dharmasraya ke Rengat Inhu Riau
Selasa, 20/10/2020 - 21:45:42 WIB
Kenali Penularan, Gejala dan Pencegahaan Norovirus
Selasa, 20/10/2020 - 11:42:09 WIB
Respon Tifatul Sembiring
Senin, 19/10/2020 - 15:50:10 WIB
Mengerikan, Pria Ini Tega Memenggal Kepala Istrinya dan Meletakkan Kepalanya
 
Pelaku Karhutla di Riau Bertambah
Pelaku Karhutla di Riau Bertambah Jadi 59 Orang, 3 Korporasi Masih Diproses

Rabu, 25/09/2019 - 07:31:15 WIB

Ilustrasi.

PEKANBARU -
Penegakan Hukum Satgas Karhutla di Provinsi Riau telah menunjukkan
kinerja yang baik. Jumlah tersangka pembakar lahan bertambah menjadi 59
untuk perorangan. Sedangkan 3 korporasi masih dalam proses penyelidikan
dan penyidikan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau AKBP
Andri Sudarmadi di Pekanbaru, Rabu (25/9/2019) siang mengatakan
tersangka pembakaran lahan untuk perorangan sudah bertambah dari
sebelumnya.

"Sudah ada 59 tersangka perorangan saat ini kita tangani. Sementara untuk tersangka korporasi masih berproses," ucap Andri.

Menurut
Andri, tersangka korporasi perkara Karhutla ini sudah ada tiga
targetnya tengah dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Satu di
antaranya sudah ditangani pihak penyidik Bareskrim Mabes Polri.

"Untuk
korporasi masih dalam proses, yakni PT SSS dan PT TI. Itu kita yang
tangani di Polda Riau. Sementara itu PT AP itu sudah diserahkan
prosesnya ke Bareskrim Mabes Polri," terang Andri.

Selain itu,
sambung Andri untuk penetapan tersangka terhadap perusahaan itu masih
dalam proses setelah dilakukannya gelar perkara. Saat ini, pihaknya
masih menduga terhadap tiga korporasi tersebut yang telah menyebabkan
kabut asap di Riau.

"Dugaan tersangkanya tetap PT SSS. Nanti
setelah pemeriksaan selesai semua baru dilakukan gelar perkara untuk
penetapan tersangkanya," tutup Andri.

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020