Home
Minggu, 20/09/2020 - 12:08:40 WIB
Gerombolan Separatis Teroris Papua Makin Beringas
Minggu, 20/09/2020 - 12:08:14 WIB

Minggu, 20/09/2020 - 11:53:05 WIB
Donald Trump Dapat Teror, Amplop Misterius Berisi Racun Risin Dikirim Ke Gedung Putih
Minggu, 20/09/2020 - 01:37:13 WIB
Afrizal Episintong di Tungu Warga Hinga Larut Malam
Sabtu, 19/09/2020 - 21:57:55 WIB
Pekanbaru Pecahkan Rekor Baru Lagi, 182 Orang Positif Corona dan 1 Meninggal Dunia Hari Ini
Sabtu, 19/09/2020 - 21:40:22 WIB
Duh! Ratusan Warga Mengamuk Pukuli WNA Tiongkok di Lokasi Tambang Emas
Sabtu, 19/09/2020 - 20:15:48 WIB
Geger, Warga Rohil Diduga Nikah Sejenis, Kapolres Lakukan Penyelidikan
Sabtu, 19/09/2020 - 20:03:10 WIB
Ratusan Warga di Sebuah Gang di Tembilahan Lakukan Swab Massal
Sabtu, 19/09/2020 - 18:58:37 WIB
Bertambah 303, Riau Peringkat 4 di Indonesia Penambahan Kasus Baru Covid-19 di Bawah Jatim
Sabtu, 19/09/2020 - 18:57:59 WIB
Jalani Isolasi Mandiri Tersebar di 12 Kabupaten/Kota se-Riau, Ini Rinciannya
Sabtu, 19/09/2020 - 12:02:55 WIB
Afrizal Epi Sintong Optimis Menang
Sabtu, 19/09/2020 - 11:40:02 WIB
Biadab, OPM Sebar Foto Jasad Prajurit TNI yang Gugur Ditebas Parang
 
Usai Periksa Hasto Kristianto,
Usai Periksa Hasto Kristianto, KPK Akan Panggil Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri?

Rabu, 12/02/2020 - 19:08:08 WIB

Politikriau.com Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil dan memeriksa Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristianto sebagai saksi kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI 2019-2024. Berita terkait KAKI Laporkan Dugaan Korupsi PT PGN Yang Melibatkan Hendi Prio Santoso Ke KPK Dianugerahi Penghargaan Malaysia, Novel Baswedan Singgung Peran Pemerintah Lindungi Pegawai KPK Usut Suap DAK Pemkab Tulungagung, KPK Periksa Budi Fatahillah Mansyur KPK pun juga telah memeriksa beberapa politisi PDIP yang berkaitan dengan kasus tersebut. KPK pun tak menutup kemungkinan juga akan memeriksa petinggi di DPP PDIP lainnya sebagai saksi yang berkaitan dengan kasus yang menjerat politisi PDIP Harun Masiku. Seperti Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri yang diketahui turut menandatangani surat PAW dalam kasus ini. "Untuk pemanggilan saksi tentunya adalah ketika penyidik melihat kebutuhannya memang perlu dihadirkan. Nah itu ya karena keterangannya penting dan perlu," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (11/2). Hal tersebut, kata Ali, perlu dilakukan sesuai dengan KUHAP yang menyatakan bahwa seorang saksi adalah orang yang melihat, mengetahui dan mengalami sendiri terkait dengan peristiwa-peristiwa yang di persangkakan terhadap para tersangka. "Tersangka ini kan rangkaian perbuatan, tidak hanya satu perbuatan. Dan sehingga perlu ada saksi-saksi lain yang sekiranya jika kemudian penyidik memerlukan orang lain sebagai saksi memenuhi pembuktian rangkaian tersebut pasti kami panggil," kata Ali. Hanya saja, saat ditanyai wartawan terkait keberanian KPK memanggil Megawati Soekarnoputri sebagai saksi dalam kasus tersebut. Ali mengaku tetap bekerja sesuai dengan hukum yang berlaku terkait pemanggilan saksi. Baca Juga Pernah Tangkap Tersangka KPK, Polri Yakin Bisa Buru Harun Masiku "Ini bukan persoalan berani atau tidak berani. Sekali lagi kita tetap pada aturan hukum, ketika kemudian penyidik merasa membutuhkan seseorang untuk dihadirkan sebagai saksi pasti akan dipanggil sebagai saksi, siapapun itu," tegasnya. "Artinya memang pemenuhan-pemenuhan pembuktian tidak lain dan tidak bukan ketika seorang penyidik atau penyelidik KPK untuk memanggil seorang saksi. Jadi bukan serta merta," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Rmol.id dengan judul "Usai Periksa Hasto Kristianto, KPK Akan Panggil Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri?", 

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020