Home
Selasa, 22/09/2020 - 16:16:38 WIB
Pilot Tampan Ini Diduga Melakukan Bunuh Diri di Puchong Karena Stres Berat
Selasa, 22/09/2020 - 16:05:17 WIB

Selasa, 22/09/2020 - 16:05:13 WIB

Selasa, 22/09/2020 - 15:46:37 WIB
Dulu Pernah Ramal Wabah Virus Bakal Menyerang Dunia
Selasa, 22/09/2020 - 15:22:44 WIB
Wapres Maruf Berharap K-Pop dan Drama Korea jadi Inspirasi Anak Muda, Netizen: Gak pantes mbah...
Selasa, 22/09/2020 - 13:49:45 WIB
Kondisi Jasad Pengusaha Rental Mobil di Pekanbaru yang Hilang dan Ditemukan dalam Sumur
Selasa, 22/09/2020 - 10:24:04 WIB
Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020, Aman Covid-19
Selasa, 22/09/2020 - 07:09:51 WIB
Serentak, Puluhan Kelompok Aktivis Akan Demo Di 25 Provinsi Tuntut Erick Thohir Mundur
Selasa, 22/09/2020 - 07:00:53 WIB
Kerja Sama BNN-Angkasa Pura II, Avsec Akan Tangani Narkoba Di Bandara
Selasa, 22/09/2020 - 00:01:11 WIB
Bertambah 40 Anak-anak di Riau Positif Covid-19 Kemarin, Paling Banyak dari Kampar
Senin, 21/09/2020 - 23:54:59 WIB
Diskes Riau Catat Penambahan 161 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 9 Kabupaten/Kota, Ini Rincianny
Senin, 21/09/2020 - 23:47:19 WIB
Sepekan Dikabarkan Hilang
 
Konsep Ibu Kota: One River, One Managament
Konsep Lain Ibu Kota Baru: One River, One Managament

Kamis, 13/02/2020 - 06:25:39 WIB

Politikriau.com Ibu Kota Negara (IKN) baru akan memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dengan luas lahan 256.142,74 hektar, Ibu Kota Negara Baru akan memiliki kawasan inti yang luasnya 56.180,87 hektar.

Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy Prawiradinata mengatakan, penentuan luas kawasan IKN tentu mempertimbangkan One River One Management, keterpaduan hulu-hilir dan karakter Daerah Aliran Sungai (DAS), serta batas Taman Hutan Raya (Tahura).

"Di daerah ibu kota yang hijau itu, segede Manhattan, di dalamnya banyak sungai-sungai. Nanti kita akan terapkan One River, One Management," terang Rudy.

Rudy menegaskan, setidaknya 50 persen di daerah yang 56.000 hektare itu merupakan Ruang Terbuka Hijau.  

"Jadi, paling tidak, lima puluh persen di daerah yang 56.000 hektare itu, yang tadi saya bilang seperti Manhattan kecil itu..., nanti (akan dibuat) blok-blok, seperti itu kurang lebih. Untuk pengembangan kotanya, nanti 50 persen paling tidak harus tetap Ruang Terbuka Hijau. Nanti konsepnya intinya seperti apa, dan lain-lain," ujar Rudy, di Jakarta.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), menjelaskan, bahwa ibu kota baru memiliki luas inti hampir sama dengan Manhattan. Bukan dibangun seperti konsep Manhattan.
 
Visi IKN Smart, Green, Beautiful, dan Sustainable diterjemahkan melalui pengembangan kota yang berdampingan dengan alam melalui konsep forest city serta smart and intelligent city.

“Melalui visi ini, ibu kota baru diharapkan dapat menjadi kota yang mengedepankan inklusi sosial dan modern, dengan tetap memperhatikan kelestarian dan keberlanjutan lingkungan, tambah Rudy. Untuk saat ini, menurut Rudy, konsep tersebut dianggap memadai dan menjadi pilihan terbaik, mengingat lokasi IKN berada di Pulau Kalimantan, yang memiliki karakter hutan hujan tropis dan berbagai ecological constraint

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020