Home
Kamis, 29/10/2020 - 21:50:51 WIB

Kamis, 29/10/2020 - 12:57:01 WIB
Fadli Zon: Generasi Milenial Ketiban Warisan Utang Menggunung dari Rezim yang Bingung
Kamis, 29/10/2020 - 11:15:16 WIB
Begini Cara Membuang Masker Wajah Yang Benar Agar Tidak Terkena Virus Covid-19
Kamis, 29/10/2020 - 11:15:10 WIB
Buntut Islam Dihina, Warga Irak Bakar Patung Emmanuel Macron
Kamis, 29/10/2020 - 09:59:18 WIB
Negara Arab Boikot Produk Prancis, Saham Danone Ambruk
Kamis, 29/10/2020 - 09:58:56 WIB
Maksud Hati Hendak Luruskan Sikap Pemerintah, Kedubes Prancis Malah Digempur Kecaman Netizen Indones
Kamis, 29/10/2020 - 09:58:53 WIB
Peringatan Maulid Nabi dalam Tinjauan Sejarah Islam
Rabu, 28/10/2020 - 18:43:08 WIB
Kolonel Marinir yang Dibegal Sampai Berdarah-darah
Rabu, 28/10/2020 - 18:25:33 WIB
Polemik Karikatur Nabi Muhammad
Rabu, 28/10/2020 - 17:26:04 WIB
Poster boikot sejumlah produk Prancis imbas pernyataan Presiden Macron soal Nabi
Rabu, 28/10/2020 - 17:25:50 WIB
Jalan Lintas Riau-Sumbar Amblas, Pemprov Berharap Segera Normal
Rabu, 28/10/2020 - 15:17:36 WIB
Ragu November Vaksinasi Massal
 
AS Klaim Bunuh Pejabat Senior
AS Klaim Bunuh Pejabat Senior Kelompok Al Shabaab

Rabu, 26/02/2020 - 16:18:04 WIB

 Politikriau.com Amerika Serikat mengklaim telah membunuh pejabat senior kelompok militan al-Shabaab dalam sebuah serangan udara.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh Yenisafak, AS mengonfirmasi dua orang teroris tewas dalam serangan udara pada Sabtu (22/2).

Dua orang tersebut dikatakan merupakan seorang pejabat senior al-Shabaab yang terkait dengan serangan di Teluk Manda dan istrinya yang juga dikenal sebagai anggota kelompok tersebut. Serangan di Teluk Manda sendiri diketahui telah merengguh 3 nyawa orang Amerika.

"(Ia)bertanggung jawab atas perencanaan dan pengarahan operasi teroris di wilayah perbatasan Kenya, termasuk serangan baru-baru ini di Teluk Manda, dan istrinya, yang juga adalah anggota yang cerdas dan aktif," demikian keterangan tersebut.

Kendati begitu, tidak diketahui nama dari pejabat tersebut.

Komandan Komando Afrika-AS, Jenderal Angkatan Darat Stephen Townsend mengatakan dalam sebuah pernyataan, sejak 5 Januari, pihaknya memang sudah mengejar orang-orang yang bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan tiga warga Amerika dan melukai beberapa lainnya di pangkalan militer Kenya-AS.

"Serangan ini menunjukkan bahwa kita akan terus mengejar orang-orang yang bertanggung jawab atas Teluk Manda dan mereka yang ingin menyakiti orang Amerika dan mitra Afrika kita tanpa henti," tegas Townsend.

Townsend menambahkan al-Shabaab merupakan sebuah afiliasi kelompok teroris al-Qaeda. Dengan kata lain, al-Shabaab adalah musuh perdamaian, stabilitas, dan kebebasan yang jahat tanpa belas kasihan di Afrika Timur, serta mengancam cara hidup orang-orang di sana. Termasuk kepentingan AS di luar negeri. 

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020