Home
Sabtu, 15/08/2020 - 12:09:50 WIB
China Akhiri Kejahatan Terhadap Muslim Uighur
Sabtu, 15/08/2020 - 11:43:16 WIB
Sebentar Lagi Jokowi Rontok
Sabtu, 15/08/2020 - 11:42:39 WIB
Jokowi Disayangkan Tidak Singgung Pendidikan Di Era Corona
Sabtu, 15/08/2020 - 08:43:08 WIB
Cuma Diam di Ruang Ganti Usai Barca Dibantai Bayern
Sabtu, 15/08/2020 - 08:42:27 WIB
RR: Potensi Ekonomi Jateng Tinggi, Tapi Gubernurnya Sibuk Main Tik Tok
Sabtu, 15/08/2020 - 08:42:23 WIB
Lelah Digugat Anak, Ibu Tuntut Kembalikan ASI
Jumat, 14/08/2020 - 23:05:29 WIB
Dokter Adnan Salat Subuh Sebelum Meninggal karena Corona
Jumat, 14/08/2020 - 21:52:36 WIB
Sidik TPPU Rita Widyasari, KPK Periksa Lima Saksi
Jumat, 14/08/2020 - 21:14:35 WIB
Natuna Tegang, TNI AL Diintimidasi Kapal Patroli Vietnam
Jumat, 14/08/2020 - 13:30:48 WIB
391 Orang Positif Covid-19 di Riau Masih Dirawat, 234 di Rumah Sakit dan 157 Isolasi Mandiri
Jumat, 14/08/2020 - 13:29:42 WIB
Klaster BRI Kembali Muncul di Pekanbaru, Ini Penjelasan Jubir Simak selengkapnya disini.
Jumat, 14/08/2020 - 13:29:39 WIB
Sumbar Sudah PCR 75.000 (1,44 Persen) Warganya, Ditemukan 1.257 Orang Positif
 
Jika Konsisten Jaga Marwah Jokowi
Jika Konsisten Jaga Marwah Jokowi, Seharusnya Polri Terima Laporan Soal Stafsus Milenial

Minggu, 19/04/2020 - 12:19:08 WIB

Politikriau.com Penolakan Bareskrim Polri atas laporan pengacara M. Sholeh mengenai dugaan penyalahgunaan wewenang Stafsus Milenial Presiden Joko Widodo, Andi Taufan Garuda Putra dipertanyakan.


Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi menyayangkan sikap Polri yang tidak konsisten menjaga kehormatan presiden tersebut.




“Jika konsisten jaga kehormatan presiden seharusnya laporan M. Sholeh (lawyer) diterima,” tegasnya kepada redaksi, Minggu (19/4).


Menurutnya, aduan dari M. Sholeh sudah sangat jelas, yaitu Staf Khusus tidak punya otoritas menggunakan kop surat Sekretariat Kabinet.


Mantan jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid itu, tindakan bos Amartha tersebut sudah masuk golongan kriminal murni. Alasannya ada dua.


“Jadi kalau bukan palsu ya curian. In kriminal murni. Jika kop surat presiden baru kasus salah gunakan jabatan,” terangnya.

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020