Home
Rabu, 21/10/2020 - 18:59:21 WIB
Gatot Nurmantyo Beri Rapor Merah Penanganan Covid-19 Jokowi-Maaruf
Rabu, 21/10/2020 - 07:04:55 WIB
Rizal Ramli Sebut Maruf Amin Sebagai Pelengkap Enam Tahun Kepemimpinan Jokowi
Rabu, 21/10/2020 - 06:46:40 WIB
Erdogan: Retorika Anti-Muslim Dijadikan Alat Dari Politisi Barat Untuk Tutupi Kegagalan Mereka
Rabu, 21/10/2020 - 06:46:30 WIB
Azyumardi Azra: Cara-cara Represif Pemerintah Bisa Picu Situasi Sosial Ekonomi Yang Tidak Kondusif
Rabu, 21/10/2020 - 06:26:54 WIB
Sri Mulyani Bandingkan Ekonomi Indonesia Dengan Negara Lain
Rabu, 21/10/2020 - 06:26:08 WIB
Fahira Idris: Kepemimpinan Yang Bermakna Harus Tetap Jadi Tujuan
Selasa, 20/10/2020 - 23:04:02 WIB
Foto Jaksa dan Tersangka Kasus Djoko Tjandra Makan Siang Bersama
Selasa, 20/10/2020 - 22:49:18 WIB
JPU Tuntut PT Adei Pidana Denda Rp 4,4 Milyar
Selasa, 20/10/2020 - 21:55:12 WIB
Tol Kedua di Sumbar, Koridor Dharmasraya ke Rengat Inhu Riau
Selasa, 20/10/2020 - 21:45:42 WIB
Kenali Penularan, Gejala dan Pencegahaan Norovirus
Selasa, 20/10/2020 - 11:42:09 WIB
Respon Tifatul Sembiring
Senin, 19/10/2020 - 15:50:10 WIB
Mengerikan, Pria Ini Tega Memenggal Kepala Istrinya dan Meletakkan Kepalanya
 
Uni Emirat Arab Serahkan Bantuan Peralatan Medis
Pemerintah Arab Serahkan Bantuan Peralatan Medis untuk Tangani COVID–19 di Tanah Air

Selasa, 28/04/2020 - 19:37:22 WIB

Pemerintah Uni Emirat Arab Serahkan Bantuan Peralatan Medis untuk Tangani COVID–19 di Tanah Air berupa alat-alat kesehatan yang kemudian diserahkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Selasa, 28 April 2020. Bantuan yang terdiri dari Alat Pelindung Diri (APD), masker, hand sanitizer dan lainnya senilai Rp 11,5 miliar tersebut akan digunakan untuk membantu upaya menanggulangi dan mencegah penyebaran COVID-19 di Tanah Air.


Duta Besar (Dubes) Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut kepada Sekretaris Utama BNPB Harmensyah yang didampingi perwakilan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Luar Negeri.  


Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Achmad Rizal Purnama mengatakan bahwa bantuan ini adalah bukti jalinan persahabatan antara Indonesia dan UEA. Bantuan tersebut bukan saja kedekatan di tingkat kepala negeri tetapi juga kedua bangsa.


“Kedua, dalam menghadapi masa sulit seperti ini, kolaborasi internasional tetap harus dilakukan. Ini dibuktikan dengan datangnya bantuan dari UEA,” tambah Achmad.


Sementera itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi menyampaikan bahwa bantuan peralatan kesehatan menunjukkan kepedulian terhadap teman-teman di bidang kesehatan, khususnya yang berada di ujung tombak. 


“Ini akan menjadikan semangat kami untuk tetap bersama-sama, untuk tetap bersatu menghadapi COVID-19 ini," kata Oscar.


Pemerintah Indonesia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang sangat dibutuhkan pada masa krisis menghadapi pandemi COVID – 19 ini.


Pada kesempatan itu, Dubes Abdulla Salem menyampaikan bahwa bantuan dari Pemerintah UEA ini merupakan bentuk solidaritas dan simpati terhadap masyarakat Indonesia yang sedang berada di masa krisis pandemi virus SARS-CoV-2. Ia juga mendoakan masyarakat Indonesia keluar dari krisis. 


Adapun rincian bantuan senilai Rp11,5 miliar tersebut berupa peralatan medis untuk mendukung penanganan pandemi COVID – 19, yakni baju APD 100.000 buah, sarung tangan 500.000 pasang, masker 50.000 buah, pelindung sepatu 30.000 dan sanitizer 20.000 botol. Bantuan yang tiba pada Selasa dini hari (28/4), pukul 02.35 WIB dengan penerbangan Etihad Airways akan segera didistribusikan oleh Gugus Tugas Nasional.


Pesawat pengangkut bantuan seberat 20 ton itu tidak hanya mengirimkan bantuan peralatan medis, tetapi Pemerintah UEA juga akan mengangkut pembelian buah dan sayur dari petani Indonesia. Ini sangat membantu perekonomian lokal dan UMKM di Tanah Air. 

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020