Home
Rabu, 30/09/2020 - 18:26:21 WIB
Kapolri Ingin Tempeleng Pilot Helikopter yang Bubarkan Pendemo
Rabu, 30/09/2020 - 18:09:14 WIB
Riau Provinsi Ketiga Tertinggi Penambahan Covid-19 di Indonesia
Rabu, 30/09/2020 - 11:58:29 WIB
Arab Saudi Kembali Buka Ibadah Umrah untuk Umat Islam Dunia, Ini Syaratnya
Rabu, 30/09/2020 - 11:57:39 WIB
Ini Tampang Pencoret Musala Saya Kafir di Tangerang
Rabu, 30/09/2020 - 11:26:32 WIB
Pelaku Vandalisme di Musala Tangerang Ternyata Mahasiswa
Rabu, 30/09/2020 - 11:25:55 WIB
Napi dari Lapas Pariaman Kendalikan Peredaran Ganja
Selasa, 29/09/2020 - 22:49:41 WIB
Buru Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung
Selasa, 29/09/2020 - 20:18:05 WIB
KPK Tahan Dua Tersangka Korupsi Proyek Jembatan Water Front City Kampar
Selasa, 29/09/2020 - 12:59:36 WIB
Provinsi Riau Tertinggi Kedua Kasus Covid-19 di Pulau Sumatera
Selasa, 29/09/2020 - 12:58:56 WIB
Setengah Juta Hiu Terancam Dibunuh Untuk Dijadikan Vaksin COVID
Selasa, 29/09/2020 - 12:14:14 WIB
Kawal Para Ulama saat Berdakwah, UAS Dikelilingi Para Jawara Betawi, Nettizen: Bravo TNI dan para Ja
Selasa, 29/09/2020 - 12:03:53 WIB
Sudah Tembus 600 Kasus, Kecamatan Tampan Tertinggi Penambahan Covid-19 di Riau
 
Api Karhutla di Desa Gayung Berhasil Dipadamkan
Api Karhutla di Desa Gayung Kiri Meranti Berhasil Dipadamkan Petugas

Selasa, 07/07/2020 - 22:58:58 WIB

Politikriau.com - Lahan seluas 8 Ha di jalan poros Desa Sungai Gayung Kiri Kecamatan Rangsang Kepulauan Meranti yang terbakar pada Minggu (5/7) lalu, berhasil dipadamkan petugas gabungan dilapangan, dan saat ini masih dilakukan pendinginan.


Sebagaimana diketahui dari hasil monitoring aplikasi dashboard lancang kuning pada minggu sore, telah terdeteksi hotspot dititik koordinat -1°07721"N

103°318122"E, di desa Sungai Gayung Kiri, Rangsang dan setelah diverifikasi oleh petugas Polsek setempat, merupakan lahan gambut dan semak belukar kondisi terbakar disepanjang tepian jalan poros dan berakibat meluasnya kebakaran.


Kapolsek Rangsang IPTU Djoni Rekmamora mengaku langsung melakukan verifikasi dilokasi titik hotspot dan mendapati lahan yang telah terbakar dengan cepat.


“Begitu muncul hotspot diaplikasi, saya langsung cek TKP bersama anggota dan langsung melakukan upaya pemadaman, ada sumber air yang berjarak lebih 200 meter disebelah sana”, ujar Djoni, Selasa (7/7/2020).


Kapolsek menjelaskan berkat kesigapan aparat gabungan api telah berhasil dipadamkan dan saat ini dilakukan pendinginan.


“Kami dari Polsek Rangsang bersama rekan TNI, Masyarakat Peduli Api, petugas dari Kecamatan Rangsang dan masyarakat setempat serta petugas dari PT Sumatera Riang Lestari berjibaku memadamkan api dengan peralatan yang ada, kami menggunakan 3 unit MK3 ditambah 3 unit ministrike dan 5 buah nozle, 1 unit gateway serta selang 30 meteran sebanyak 35 rol”, terangnya.


Disinggung tentang kendala yang dihadapi, Djoni mengatakan bahwa lokasi kebakaran yang berada ditepi laut tersebut terdapat hembusan angin laut yang cukup kencang sehingga mempercepat meluasnya lahan terbakar.


“Anginnya kencang sekali dari arah laut, sementara sumber air cukup jauh. Dan kalau diamati titik awal kebakaran ini memanjang ditepian jalan poros, sehingga kita duga ini sengaja dibakar, dan kami dari Polsek Rangsang melakukan melakukan penyelidikan untuk proses penegakan hukumnya”, tukasnya.


Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020