Home
Kamis, 06/08/2020 - 14:03:17 WIB
Akan Diresmikan Bulan Ini, Ternyata Pemilik Lahan di Tol Pekanbaru-Dumai Masih Tumpang-Tindih .
Kamis, 06/08/2020 - 14:02:28 WIB
Manager PT Duta Palma, Suheri Terta Serahkan Uang di Kamar Hotel Arya Duta
Kamis, 06/08/2020 - 13:04:24 WIB
Karyawan Bank Riau Kepri Positif Corona Bertambah, 4 Orang
Kamis, 06/08/2020 - 13:03:28 WIB
Nama-nama 49 Perusahaan Bermasalah di Riau
Kamis, 06/08/2020 - 12:20:43 WIB
Pemerintah Beri Insentif Pegawai Bergaji Di Bawah Rp 5 Juta, Said Didu: Duit Dari Mana?
Kamis, 06/08/2020 - 12:08:53 WIB
Warga AS Dapat Kiriman Benih Misterius Dari China, Pihak Berwenang Minta Waspada
Rabu, 05/08/2020 - 21:59:22 WIB
Ratusan Warga di Tasikmalaya Demo Minta Tangkap Denny Siregar
Rabu, 05/08/2020 - 17:35:21 WIB
Kota Beirut Luluh Lantak Akibat Ledakan, Pemimpin Dunia Turut Berduka
Rabu, 05/08/2020 - 17:35:15 WIB
Riau Tambah 29 Kasus Baru Orang yang Terpapar Covid-19, Berasal dari 4 Daerah ini
Rabu, 05/08/2020 - 16:58:00 WIB
Penambahan 29 Pasien Positif Covid-19 di Riau Tersebar di 3 Kabupaten/Kota, Ini Rinciannya
Rabu, 05/08/2020 - 16:56:58 WIB
PENYIDIK MINTA SAKSI TAMBAHAN, UMI HANDAYANI REGAR BERTERIMAKASIH PADA POLRES ROHUL
Selasa, 04/08/2020 - 18:25:24 WIB
Update Covid-19: Total 577 Kasus Konfirmasi, 221 Dirawat, 343 Sembuh dan 13 Meninggal Dunia
 
Balas Turki
Yunani Ancam Akan Merubah Rumah Atatatur Museum Genosida

Selasa, 14/07/2020 - 11:17:31 WIB

Politikriau.com - Menteri Pembangunan Pedesaan Yunani Makis Voridis merespons keputusan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memfungsikan kembali Hagia Sophia sebagai masjid. Dalam wawancara dengan MEGA menyebut keputusan Erdogan mengubah Hagia Sophia menjadi masjid sebagai hal mengerikan.


Kata dia hal itu menandakan Turki tidak tertarik menjalin hubungan baik dengan negara barat dan komunitas internasional.


"Kemarahan, kebencian, kesedihan, terutama di Yunani, dan rasa penghinaan yang mendalam. Hagia Sophia bukan hanya monumen budaya dunia, tetapi juga simbol Kristen dan Ortodoks," kata Voridis seperti dikutip dari CNNIndonesia mengutip dari Greek City Times Selasa 14 Juli 2020.


"Kami membutuhkan jawaban dari komunitas internasional dan, tentu saja, dari Yunani," ujarnya.


Menurut dia, satu jawaban yang bisa diberikan oleh Yunani atas keputusan Turki itu adalah langkah simbolis mengubah rumah Mustafa Kemal Ataturk menjadi museum genosida. "Saya pikir itu bisa dan harus dilakukan segera," katanya.


Dia mengatakan komunitas internasional harus menyadari bahwa Turki adalah ancaman bagi stabilitas internasional. Voridis menyerukan negara Barat untuk segera mengirimkan pesan tegas ke Turki.


"Kita perlu menjelaskan kepada Barat bahwa Erdogan tak terkendali dan negara-negara Barat akan menghadapinya," ujar dia.


Selain Voridis, ancaman serupa juga dilontarkan oleh Greek Solution. Partai Politik Yunani itu menyarankan untuk mengubah rumah Ataturk menjadi museum genosida.


"Tidak ada pengadilan Turki yang dapat menodai karakter Hagia Sophia," kata partai itu dalam sebuah pernyataan sehari sebelum Turki memutuskan untuk mengubah Hagia Sophia menjadi masjid.


"Sebaliknya, Yunani dapat dan harus mengubah rumah Kemal menjadi museum peringatan dan penghormatan bagi para korban genosida Pontian."sambungnya.

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020