Home
Senin, 30/11/2020 - 07:51:29 WIB
Syekh Ali Jaber: Buka Jendela dan Pintu di Waktu Ini Berkah Luar Biasa
Senin, 30/11/2020 - 07:01:47 WIB
Ketum Positif COVID-19, PBNU Minta Doa Diberi Kesembuhaan
Senin, 30/11/2020 - 07:01:12 WIB
Habib Rizieq Ucapkan Terima Kasih pada RS Ummi dan MER-C
Senin, 30/11/2020 - 07:01:09 WIB
Ini Pesan yang Disampaikan Habib Rizieq
Minggu, 29/11/2020 - 11:21:47 WIB
Operasi Militer Fase Terakhir Selesai, Pasukan Ethiopia Kendalikan Ibukota Tigray
Minggu, 29/11/2020 - 11:09:09 WIB
PM Muhyiddin: Malaysia Akan Gelar Pemilu Usai Pandemi Covid-19
Minggu, 29/11/2020 - 11:08:42 WIB
Alami ‘Kecelakaan’ Seperti Edhy
Sabtu, 28/11/2020 - 13:28:27 WIB
Polisi Datangi Rumah Habib Rizieq Malam-malam
Sabtu, 28/11/2020 - 11:43:55 WIB
India Siap Produksi 100 Juta Dosis Vaksin Sputnik-V Per Tahun
Sabtu, 28/11/2020 - 11:41:38 WIB
Luar Biasa, Letkol TNI Laode Jaga Keamanan Negara dengan Tahajud
Sabtu, 28/11/2020 - 11:26:43 WIB
Rencana Besar Erdogan Membangun Turki Raya Lewat Neo-Ottoman
Sabtu, 28/11/2020 - 11:26:22 WIB
Mucikari Tawarkan Jasa Artis ST Dan SH Rp 110 Juta Sekali Kencan
 
Kata KPK Harus Masiku Tinggal Tunggu Waktu Saja
Djoko Tjandra Berhasil Ditangkap, Kata KPK Harus Masiku Tinggal Tunggu Waktu Saja

Jumat, 31/07/2020 - 09:26:36 WIB

Politikriau.com -  Setelah penyidik Bareskrim Mabes Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Malaysia, publik masih bertanya, kapan buronan KPK Harun Masiku dapat ditangkap?


Menanggapi pertanyaan ini, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih melakukan pengejaran untuk menangkap Harun Masiku yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada awal tahun 2020 bersama Wahyu Setiawan selaku Komisioner KPU RI, dan dua mantan caleg PDIP Saeful Bahri dan Agustiani Tio Fridelina.


"Ini kita tetap melakukan pengejaran terkait dengan informasi masyarakat yang disampaikan (kepada) KPK, itu kita tindaklanjuti," ujar Alexander Marwata kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (30/7) seperti dilansir RMOL.


Alex pun mengungkapkan, bahwa pihaknya mendapatkan informasi keberadaan Harun disuatu tempat. Bahkan, masyarakat yang melaporkan keberadaan tersangka memberikan beberapa nomor handphone. "Kemarin misalnya ada yang menyampaikan HM (Harun Masiku) itu di satu tempat dan memberikan beberapa nomor HP, ya kemudian kita ikuti," ungkap Alex.


Namun demikian sambung Alex, hingga saat ini pencarian yang dilakukan KPK dengan bantuan Polri belum membuahkan hasil.


"Sampai sekarang belum memberikan hasil, ya artinya HM belum tertangkap, itu semata-mata karena faktor teknis saja. Kita pun sebenarnya sudah berkoordinasi dengan Polri ya, yang bersangkutan (Harun) sudah ditetapkan sebagai DPO," jelasnya.


Menurut Alex, jika ada pihak yang melindungi selama pelarian dan persembunyian Harun, maka KPK tak segan akan menjerat pihak tersebut dengan Pasal 21 UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) karena telah menghalang-halangi proses penyidikan.


"Nanti pasti ada sanksinya, kalau ada yang melindungi. Tinggal tunggu waktu nanti kalau yang bersangkutan tertangkap kita akan tanya yang bersangkutan selama ini kemana saja, yang melindungi siapa kan gitu," pungkas Alex.***

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020