Home
Rabu, 25/11/2020 - 11:56:06 WIB

Rabu, 25/11/2020 - 11:54:59 WIB

Selasa, 24/11/2020 - 18:51:03 WIB
[BREAKING NEWS] Minibus Silver Terbalik di Km 20 Tol Pekanbaru-Dumai
Selasa, 24/11/2020 - 13:58:54 WIB
Kata JK, Rizieq Shihab Disebut Isi Kekosongan Pemimpin Islam
Selasa, 24/11/2020 - 13:26:53 WIB
DPR RI Desak Polisi Usut Tuntas Lazada dan Tokopedia Jual Bong Identik Buat Nyabu dan Senpi
Selasa, 24/11/2020 - 11:55:27 WIB
Ketua KPK Sindir Anies Unggah Foto Baca Buku How Democracies Die
Selasa, 24/11/2020 - 10:48:54 WIB
Tembus Setengah Juta, RI Jadi Negara dengan Kasus COVID-19 Terbanyak se-ASEAN
Selasa, 24/11/2020 - 10:48:33 WIB
Salah Satu Pemain Terpapar Covid-19, Drama Jisoo BLACKPINK Tunda Syuting
Selasa, 24/11/2020 - 10:48:30 WIB
Satpol PP Bantah Penurunan Baliho Habib Rizieq Dihalangi FPI
Senin, 23/11/2020 - 19:10:16 WIB
Tersangka Teror Lempar Batu di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Ditangkap Polisi
Senin, 23/11/2020 - 18:42:15 WIB
Ada JK Dibalik Anies Baswedan?
Senin, 23/11/2020 - 11:21:10 WIB
Pengamat: Mungkin Anies Takut Politik Indonesia Kembali Ke Otoritarianisme
 
Kabar Gembira,
Ilmuwan Rusia Klaim Temukan Kelemahan Utama Virus Corona, Begini Penjelasannya

Selasa, 11/08/2020 - 11:30:45 WIB

Politikriau.com -  Kabar gembira datang dari Rusia. Para ilmuwan dari Pusat Penelitian Virologi dan Bioteknologi VECTOR Rusia, mengklaim telah menemukan kelemahan utama dari virus Corona. Hasil itu diperoleh setelah melalui sejumlah proses dan penelitian. 


Baru-baru ini, temuan tersebut dipresentasikan Rospotrebnadzor, sebuah Layanan Federal untuk Pengawasan Perlindungan Hak-Hak Konsumen dan Kesejahteraan Manusia di Rusia. Hasil riset itu kemudian disebarluaskan dalam laporan Sputnik News belum lama ini.


Dilansir detik, Selasa 11 Agustus 2020, ada beberapa poin penting dalam temuan tersebut. Di antaranya, dari hasil riset diketahui bahwa air suhu ruangan ternyata dapat membunuh 90 persenpartikel virus Corona selama 24 jam. Setelah 72 jam, sekitar 99,9 persen partikel virus ditemukan mati.


Dilansir laman BGR, studi ini juga mengklaim bahwa air mendidih membunuh secara cepat seluruh partikel Covid-19. Selain itu, air yang mengandung klorin pun diyakini sangat efektif dalam membunuh virus Corona


Selain itu, peneliti juga menemukan, unsur-unsur virus dapat tetap hidup untuk sementara waktu di air yang dideklorinasi serta air laut dengan tingkat kelangsungan hidup tergantung pada suhu. Namun setelah ratusan analisis, mereka berkesimpulan tidak ada risiko besar ditularkan melalui air.


Sebelumnya, Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko mengumumkan vaksin Corona buatan negaranya sudah siap dan segera menggelar vaksinasi massal pada bulan Oktober. Untk uji klinis, dilakukan Gamaleya National Research Institute of Epidemiology and Microbiology dan saat ini telah selesai dilakukan. Hasilnya diklaim muncul respons imun terhadap virus Corona dan tidak ada efek sampingnya.


Dikatakan otoritas Rusia, metode yang sama juga digunakan oleh sejumlah negara dan perusahaan lain, termasuk Moderna. Perusahaan bioteknologi yang berbasis di Cambridge, Massachusetts, AS ini juga telah membangun vaksinnya berdasarkan pengembangan vaksin untuk MERS. ***

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020