Home
Rabu, 21/10/2020 - 18:59:21 WIB
Gatot Nurmantyo Beri Rapor Merah Penanganan Covid-19 Jokowi-Maaruf
Rabu, 21/10/2020 - 07:04:55 WIB
Rizal Ramli Sebut Maruf Amin Sebagai Pelengkap Enam Tahun Kepemimpinan Jokowi
Rabu, 21/10/2020 - 06:46:40 WIB
Erdogan: Retorika Anti-Muslim Dijadikan Alat Dari Politisi Barat Untuk Tutupi Kegagalan Mereka
Rabu, 21/10/2020 - 06:46:30 WIB
Azyumardi Azra: Cara-cara Represif Pemerintah Bisa Picu Situasi Sosial Ekonomi Yang Tidak Kondusif
Rabu, 21/10/2020 - 06:26:54 WIB
Sri Mulyani Bandingkan Ekonomi Indonesia Dengan Negara Lain
Rabu, 21/10/2020 - 06:26:08 WIB
Fahira Idris: Kepemimpinan Yang Bermakna Harus Tetap Jadi Tujuan
Selasa, 20/10/2020 - 23:04:02 WIB
Foto Jaksa dan Tersangka Kasus Djoko Tjandra Makan Siang Bersama
Selasa, 20/10/2020 - 22:49:18 WIB
JPU Tuntut PT Adei Pidana Denda Rp 4,4 Milyar
Selasa, 20/10/2020 - 21:55:12 WIB
Tol Kedua di Sumbar, Koridor Dharmasraya ke Rengat Inhu Riau
Selasa, 20/10/2020 - 21:45:42 WIB
Kenali Penularan, Gejala dan Pencegahaan Norovirus
Selasa, 20/10/2020 - 11:42:09 WIB
Respon Tifatul Sembiring
Senin, 19/10/2020 - 15:50:10 WIB
Mengerikan, Pria Ini Tega Memenggal Kepala Istrinya dan Meletakkan Kepalanya
 
Jadi Pengangguran
Pilot Tampan Ini Diduga Melakukan Bunuh Diri di Puchong Karena Stres Berat

Selasa, 22/09/2020 - 16:16:38 WIB

Politikriau.com -  Seorang pilot berusia 36 tahun asal Serdang diduga melakukan bunuh diri akibat stres setelah kehilangan pekerjaan dua bulan lalu. Menurut Bernama, pria bernama A. Sanjiv Daevin itu diduga melompat dari lantai 12 unit kondominium di Bandar Kinrara pada Senin (21/9) pukul 15.00 dan meninggal dunia akibat luka-luka.


Kapolsek Serdang ACP Ismadi Borhan mengatakan pemeriksaan polisi di sekitar area tersebut tidak menemukan unsur kecurangan yang mencurigakan. Para saksi di tempat kejadian dan orang-orang yang dekat dengannya mengetahui bahwa pria itu pernah menjadi pilot di sebuah maskapai penerbangan lokal tetapi telah dipecat dari pekerjaannya dua bulan lalu.


“Tekanan masalah yang dia hadapi diyakini telah menyebabkan keputusannya untuk melompat dari gedung kondominiumnya,” kata Ismadi, seraya menambahkan bahwa polisi masih menyelidiki kejadian tersebut.


Upacara peringatan diadakan untuk Sanjiv pada 24 September di Desa Peringatan Jing An diikuti dengan kremasi.


Jika Anda merasa kesepian, tertekan, putus asa, atau memiliki pikiran untuk bunuh diri, carilah dukungan emosional dari orang terdekat. Tidak ada kata terlambat untuk menjangkau dan berbicara dengan seseorang. 

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020