Home
Selasa, 27/10/2020 - 13:14:29 WIB
Pria Ini Terpaksa Karantina Selama Lebih Dari 6 Bulan di Kota Hantu
Selasa, 27/10/2020 - 13:13:57 WIB
Ini Sosok Brimob Penjual Senjata ke OPM saat Diringkus TNI di Bandara
Selasa, 27/10/2020 - 13:13:53 WIB
Kecam Hinggal Lakukan Boikot, PA 212 Akan Geruduk Kedubes Prancis di Jakarta
Senin, 26/10/2020 - 23:22:05 WIB
Aksi Kejar-kejaran di Pintu Gerbang Tol Batin Solapan Riau
Senin, 26/10/2020 - 23:08:37 WIB
Terdakwa Kasus Jiwasraya Heru Hidayat Divonis Penjara Seumur Hidup
Senin, 26/10/2020 - 22:51:36 WIB
Tidak Ada Warga Natuna yang Kena Virus COVID-19 Sampai Detik Ini
Senin, 26/10/2020 - 22:15:38 WIB
Benny Tjokro Divonis Pidana Seumur Hidup
Senin, 26/10/2020 - 18:45:02 WIB
Ratusan Tahun Dipakai Untuk Sikat Gigi, Siwak Tumbuh Subur di Palestina
Senin, 26/10/2020 - 18:44:26 WIB
Posko di Perbatasan Riau Mulai Aktif Lagi
Senin, 26/10/2020 - 13:37:13 WIB
Pengendara Motor Bentak Petugas Satpol PP Pekanbaru Saat Razia Masker
Senin, 26/10/2020 - 12:38:09 WIB
Kapolri Perintahkan Anggota Polisi Terlibat Narkoba Dihukum Mati
Senin, 26/10/2020 - 12:38:06 WIB
Ini Keterangan dari Keluarga Korban Yang Jatuh Dari Atas Fly Over Kelok Sembilan
 
PA 212 Kecam Menkominfo: Inilah Bibit-bibit Firaunisme!
Tidak Boleh Bantah Hoax Versi Pemerintah, PA 212 Kecam Menkominfo: Inilah Bibit-bibit Firaunisme!

Kamis, 15/10/2020 - 22:54:06 WIB

Politikriau.com - Pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, terkait hoax omnibus law UU Cipta Kerja dikritisi Persatuan Alumni (PA) 212.


Sekretaris Jendral (Sekjen) PA 212 Edy Mulyadi mengecam pernyataan Jhonny yang menegaskan tidak boleh ada bantahan dari hoax yang telah dinyatakan oleh pemerintah.


"Sejak kapan pemerintah memonopoli kebenaran? Sejak kapan pernyataan penguasa menyaingi kitab suci," ungkap Edy dalam postingan gambar yang dia berikan ke Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/10).


Lebih lanjut, wartawan senior ini justru menilai Johnny lah yang telah menyebarkan hoax kepada masyarakat, lewat pernyataan yang kental dengan sikap pemimpin yang dzolim.


"Menkominfo telah menyebarkan hoax terbesar dan terdahsyat dari rezim ini," tandasnya.


"Inilah bibit-bibit Fir'aunisme. Rakyat bukan cuma membantah, harus dilawan. Lawan!" demikian Edy Mulyadi menyerukan.


Sebelumnya Menkominfo, Johnny G. Plate terlibat debat panas dengan Direktur YLBHI, Asfinawati di acara Mata Najwa (14/10).


Johnny mengeluarkan argumen yang dinilai kontroversial di acara Mata Najwa yang bertajuk Cipta Kerja: Mana Fakta Mana Dusta.


“Karena memang itu hoax. Kalau pemerintah sudah bilang versi pemerintah itu hoax ya dia hoax kenapa membantah lagi,” ujar Menkominfo, Johnny G. Plate di acara Mata Najwa di TV nasional. (*)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020