Home
Jumat, 15/01/2021 - 20:24:01 WIB
Hari Ini Diperiksa Kasus Swab, Habib Rizieq dan Menantu Terancam 10 Tahun Penjara
Jumat, 15/01/2021 - 16:15:08 WIB
Kapolda Riau-Danrem 031/WB Pantau Giat Karya Bhakti TNI-Polri Bersama Masyarakat Kota
Jumat, 15/01/2021 - 15:29:22 WIB
KPK Ungkap Potensi Kerugian Negara di Proyek Vaksin COVID-19
Jumat, 15/01/2021 - 14:26:25 WIB
Proyek Labor SMK Disdik Riau Diduga 'Kongkalingkong', Aparat Hukum Harus Bertindak
Kamis, 14/01/2021 - 21:48:31 WIB
Bawaslu Riau Bersama 5 Kabupaten Susun Keterangan Tertulis untuk Persidangan di MK
Kamis, 14/01/2021 - 20:40:33 WIB
Rizal Ramli Ogah Akui Pernyataan Pemerintah Tentang Penguatan Ekonomi 2021
Kamis, 14/01/2021 - 15:25:39 WIB
10 Tokoh di Pekanbaru Divaksin Covid-19, Termasuk Wakil Wali Kota Ayat dan Sekda Muhammad Jamil
Kamis, 14/01/2021 - 13:27:11 WIB
Nekat Nyeberang Dengan Berjalan Kaki, Pria Ini Terkapar Dihantam 4 Kendaraan Secara Beruntun
Kamis, 14/01/2021 - 08:44:23 WIB
Calon Kapolri Komjen Listyo Lewati 4 Angkatan, Salip Jenderal Senior Lulusan Terbaik
Kamis, 14/01/2021 - 07:04:49 WIB
Jasa Raharja Serahkan Santunan 5 Korban Meninggal Kecelakaan Di Tol Permai di Hari Yang Sama
Kamis, 14/01/2021 - 07:04:06 WIB
Viral Pria Berambut Gondrong Jadi Korban Begal Payudara
Rabu, 13/01/2021 - 22:33:46 WIB
Walikota Pekanbaru Mengikuti FGD Bersama Tokoh Lintas Agama dan Tokoh Masyarakat
 
Tapi Bukan Pakai Sinovac
Raja Salman dari Arab Saudi dan Pangeran Mahkota Disuntik Vaksin Covid-19, Tapi Bukan Pakai Sinovac

Senin, 11/01/2021 - 20:29:16 WIB

Politikriau.com -  Raja Salman dari Arab Saudi telah divaksin Covid-19 pada Jumat (8/1/2021) pekan kemarin. Sama halnya dengan yang direncanakan di Tanah Air, Raja Salman adalah orang pertama di negara itu yang disuntik vaksin. Sementara untuk vaksin Covid-19 di Indonesia, Presiden Jokowi direncanakan sebagai orang yang pertama melaksanakannya. 


Namun ada perbedaan antara vaksin yang digunakan di Arab Saudi dan Indonesia. Soalnya, Raja Salman divaksin dengan vaksin COVID-19 besutan Pfizer-BioNTech. Sedangkan di Indonesia menggunakan vaksin Sinovac buatan China. 


Proses vaksinasi terhadap Raja Salman dilaksanakan di Kota Neom, Ara Saudi. Setelah sang raja, vaksinasi diikuti Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan Pangeran Khalid bin Salman bersama dengan beberapa pejabat senior Arab Saudi lainnya. 


Dalam kesempatan itu, Menteri Kesehatan Arab Saudi Tawfiq Al-Rabiah mengucapkan terima kasih kepada raja yang telah memberikan semua jenis dukungan untuk kepentingan warga, sejak awal pandemi melanda negara itu. 


"Hari ini, raja menerima vaksin untuk mencegahnya dari virus, dan inisiatif ini menegaskan kebijakan Kerajaan selalu pencegahan sebelum pengobatan," ujar Al-Rabiah, dilansir detik yang mengutip laman arab news, Senin 11 Januari 2021.


Untuk diketahui, Arab Saudi adalah negara kedua di kawasan Teluk yang menyetujui penggunaan vaksin yang dikembangkan perusahaan farmasi AS Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech. Sedangkan negara pertama yang melaksanakannya adalah Bahrain. 


Di Arab Saudi sendiri, ada satu juta orang telah mendaftar untuk vaksin tersebut. Selain itu, lebih dari 100.000 yang diinokulasi hingga saat ini di tiga pusat vaksin di Riyadh, Makkah dan Provinsi Timur.


Sementara itu afp melansir, Kementerian Kesehatan Arab Saudi akan melaksanakan vaksinasi dalam tiga tahap dengan menargetkan demografi tertentu. Ini dimulai dengan orang-orang yang berusia di atas 65 tahun dan mereka yang menderita penyakit kronis atau berisiko tinggi terinfeksi.


Raja Salman divaksin pada usianya ke-85 tahun. Selanjutnya, yang akan menjalani vaksinasi adalah warga Arab Saudi yang berusia di atas 50 tahun. Sedangkan untuk tahap selanjutnya baru akan melibatkan masyarakat dari segenap usia. Sedangkan vaksinasi dilakukan secara gratis. ***

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020