Aktivis GAMARI Dukung Kejari Kuansing Lewat Surat Sakti

Komitmen Bongkar Skandal Kasus Korupsi Proyek 3 Pilar Di Kuansing

Politikriau.com PEKANBARU -- Bertempat di ruang tunggu PTSP Kantor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, hari ini (4/5/2021) Aktivis Gerakan Aksi Mahasiswa Alumni Riau (GAMARI) bersama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gabungan Lembaga Anti Korupsi Indonesia menyampaikan, bahwa Ikhwal terkait Komitmen Kejari Kuansing yang dengan Lantang akan Membongkar Tabir Misteri Skandal Kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Proyek 3 Pilar akan turut serta didukung oleh Masyarakat, melalui Presidium Pusat (PP) GAMARI.

 

Hal itu disampaikan Larshen Yunus, selaku Ketua GAMARI merangkap Ketua Umum Gabungan Lembaga Anti Korupsi Indonesia.

 

Bagi Lembaga yang dipimpinnya, Komitmen Hadiman SH MH sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuansing dalam Menegakkan Supremasi Hukum di Tanah Rantau Kuantan sangat baik dan luar biasa.

 

Karena, di tengah kekhawatiran dan kejenuhan masyarakat atas kinerja Aparat Penegak Hukum yang sudah mulai tidak Jujur, membuat perasaan tersebut mulai bergeser. Itu semua karena Jejak Rekam Hadiman yang sangat Profesional dalam memimpin Kejari Kuansing.

 

Selama menjabat di Kuansing, PP GAMARI beserta Gabungan Lembaga Anti Korupsi Indonesia juga tetap komit dalam Mengawal dan Menjaga Isu-Isu Strategis, terkait Kinerja dari Aparat Korps Satya Wicaksana tersebut.

 

"Mulai dari Skandal Kasus Korupsi Anggaran Rutin di Setda Kuansing, BPKAD, Setwan DPRD, Pengadaan Rumah Dinas Pimpinan Dewan, hingga Kasus Tindak Pidana Mega Korupsi Proyek 3 Pilar, tak membuat gentar  seorang Hadiman SH MH" ungkap Aktivis Larshen Yunus.

 

Lanjutnya lagi, bersama Tim di Kejari Kuansing terutama Kasi Pidsus yang baru, Hadiman tetap komit untuk membongkar Skandal Kasus tersebut, kendati dugaannya juga melibatkan orang-orang yang masuk kategori "Raksasa dan Raja Besar" di Kabupaten itu.

 

"Jujur saja, sampai saat ini Gerakan kami sangat murni. Berangkat dari Nilai-Nilai Simpatik, Lembaga yang saya pimpin Komit untuk selalu Mendukung Kebijakan bang Hadiman, terutama dalam rangka Memberantas Kasus Korupsi" tutur Aktivis Larshen Yunus, seraya menunjukkan beberapa bukti gambar dan berita di HPnya.

 

Sampai berita ini dimuat, khusus terkait kasus Proyek 3 Pilar, yakni Kegiatan Pembangunan Pasar Tradisional, Pembangunan Hotel dan Kampus Universitas Islam Kuantan Singingi, Aktivis GAMARI dkk mendukung penuh pihak Kejari, terutama buat Kasi Pidsus yang baru.

 

"Harapan kami tetap sama. Bahwa dengan adanya Komitmen dari Kejari Kuansing untuk Membongkar Tabir Misteri Kasus Korupsi Proyek 3 Pilar. Sudah sewajarnya Masyarakat banyak Akan Mendukung Langkah Pak Kajari, wabbil khusus buat Abangda Imam Hidayat SH MH selaku Kasi Pidsus yang baru" imbuh Yunus, sapaan akrab Ketua PP GAMARI.

 

Sambung pria tinggi tegap itu, bahwa atas hal-hal tersebut, Lembaga yang dipimpinnya akan segera Membuat Surat Sakti.

 

"Surat Sakti yang dimaksud adalah, terkait dukungan dari Masyarakat melalui NGO dan Lembaga Non Profit Lainnya. Dalam waktu dekat ini, GAMARI dan GALAKSI Indonesia akan segera berkirim surat ke Pusat, tertuju kepada beberapa instansi yang terkait. Agar Penegakan Supremasi Hukum di Kabupaten Kuansing tidak di Intervensi oleh Pihak Manapun" harap Yunus, mengakhiri pernyataan persnya. (*)