Pasien Virus Corona Bisa Tertular Strain Lain

Ahli: Waspada, Pasien Virus Corona Bisa Tertular Strain Lain Setelah Ia Sembuh

Politikriau.com Pasien virus corona yang telah sembuh biasanya memiliki antibodi selama enam bulan. Namun, setelah itu, ia bisa saja kembali tertular.
BERITA TERKAIT:
Peringatan Untuk Boris Johnson: Jangan Kirim Kapal Perang Ke Krimea Lagi, Kecuali Rela Tentara Inggris Terluka
Peringatan Untuk Boris Johnson: Jangan Kirim Kapal Perang Ke Krimea Lagi, Kecuali Rela Tentara Inggris Terluka
Bertemu Lukashenko, Putin Puji Kemajuan Ekonomi Belarusia
Bertemu Lukashenko, Putin Puji Kemajuan Ekonomi Belarusia
Dicegat SU-30, Pesawat Mata-mata AS Langsung Ngacir Tinggalkan Perbatasan Rusia
Dicegat SU-30, Pesawat Mata-mata AS Langsung Ngacir Tinggalkan Perbatasan Rusia
Tangkis Pernyataan Beaune Yang Diskriminatif, Jubir Rusia: Prancis Iri Tidak Bisa Produksi Vaksinnya Sendiri
Tangkis Pernyataan Beaune Yang Diskriminatif, Jubir Rusia: Prancis Iri Tidak Bisa Produksi Vaksinnya Sendiri
Penelitian: Vaksin Sputnik V 90 Persen Efektif Lawan Varian Delta
Penelitian: Vaksin Sputnik V 90 Persen Efektif Lawan Varian Delta

Ahli penyakit menular Rusia, Svetlana Ishchenko, mengatakan, bahkan mungkin si pasien itu bisa tertular oleh virus corona strain lain.

"Pasien virus corona yang sembuh biasanya mempertahankan antibodi selama sekitar enam bulan. Namun, virus corona terus bermutasi dan itu terjadi sehingga seseorang terlindungi dari satu strain tetapi dapat mengontrak yang lain segera setelah pemulihan," katanya, seperti dikutip dari Tass, Kamis (15/7).

Nampaknya terlihat ringan, tanpa gejala. Namun tidak memungkiri bahwa bahaya Covid-19 tetap ada. Terutam akarena sesuai perkembangannya, semakin sulit menentukan ciri-ciri infeksi.

"Covid-19 terus berubah sehingga sulit untuk mengikuti ciri-cirinya," kata dokter itu, mwnekankan agar semua orang tetap selalu wasapa.

Di Rusia sendiri kasus infeksi berulang tidak melebihi 1 persen.

Spesialis paru-paru Alexei Nikishenkov mengatakan, ada keyakinan di dalam masyarakat bahwa orang yang telah sembuh dari virus corona akan memiliki kekebalan yang lebi kuat terhadap virus. Mereka yakin tidak akan tertular lagi.

Padahal tidak benar-benar seperti itu, terutama bagi orang-orang yang mengalami gangguan kekebalan.
BACA JUGA:
Sindir Latihan Sea Breeze Di Laut Hitam, Rusia: Bayangkan Moskow Latihan Militer Di Teluk Meksiko
Sindir Latihan Sea Breeze Di Laut Hitam, Rusia: Bayangkan Moskow Latihan Militer Di Teluk Meksiko
Putin Dan Biden Sepakat Lanjutkan Kerja Sama Bidang Keamanan Siber Rusia-AS
Putin Dan Biden Sepakat Lanjutkan Kerja Sama Bidang Keamanan Siber Rusia-AS

"Itu (infeksi berulang) bisa terjadi, misalnya, jika seseorang mengalami gangguan kekebalan. Itu juga bisa terjadi karena strain baru,” katanya.