Leani Atlet Riau Peraih Emas Akan Diarak

Tiba di Pekanbaru, Leani Atlet Riau Peraih Emas Akan Diarak

Atlet Paralimpiade Tokyo 2020 dari cabang olahraga bulu tangkis Leani Ratri Oktila dijadwalkan akan tiba di kota Pekanbaru, Minggu (19/9/2021).

POLITIKRIAU.COM, Pekanbaru – Atlet Paralimpiade Tokyo 2020 dari cabang olahraga bulu tangkis Leani Ratri Oktila dijadwalkan akan tiba di kota Pekanbaru, Minggu (19/9/2021). Seperti Dilansir dari Mediacenter Riau.
Kedatangan atlet yang mengharumkan nama Indonesia dan Riau ini, akan disambut dan diarak di Pekanbaru.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Riau Chairul Riski mengatakan, kedatangan Atlet Peraih Emas Paralimpiade Tokyo 2020 cabang parabadminton akan disambut Gubernur Riau Syamsuar bersama  Forkopimda di Bandara VIP Lancang Kuning Pekanbaru.


“Dari Bandara VIP Lancang Kuning, Leani akan diarak menuju Gedung Daerah, sebagai bentuk penghormatan dan rasa bangga masyarakat Riau kepada Leani yang telah mengharumkan nama bangsa,” ujar Riski, Sabtu (18/9/2021).
Sampai di Gedung Daerah, Leani akan disambut teman-teman atlet PON.

Kemudian akan diserahkan Bonus dari Gubernur Riau.
“Besok, diserahkan langsung oleh Bapak Gubernur, di Gedung Pauh Janggi,” ujar Riski tersenyum.
Gubernur Riau Syamsuar, lanjut Riski, sangat bangga atas prestasi Leani Ratri Oktila yang berhasil meraih medali emas cabang badminton nomor SL3-SU5 pada Paralimpiade Tokyo 2020.

“Bahkan Bapak Gubernur, menyaksikan langsung pertandingan Leani Ratri Oktila bersama Khalimatus Sadiyah melalui live streaming, bertempat di Rumah Dinas Gubernur Riau,” ujar Riski.
Leani Ratri Oktila meraih prestasi gemilang di pentas internasional. Atlet parabulutangkis National Paralympic Committee (NPC) Riau asal Kampar ini mengukir sejarah di Paralimpiade.
Ratri/Alim menjadi orang Indonesia pertama yang meraih emas para-badminton di Olimpiade.

Ratri/Alim juga memutuskan masa puasa Indonesia yang tidak pernah meraih emas dalam 41 tahun terakhir.

Terakhir, Indonesia mendapat emas pada Paraolimpiade 1980 Arnhem, Belanda. Saat itu, Indonesia mendapat dua emas melalui Yan Soebiyanto di cabang lawn bowls dan RS Arlen di cabang angkat berat.