Proyek IPAL Pekanbaru Makan Koban, Seorang IRTT tewas

Proyek IPAL Pekanbaru Makan Koban, Seorang IRTT tewas, Anak Hilang Ingatan

POLITIKRIAU.COM,PEKANBARU-proyek Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang dikerjakan oleh PT Wika dan HK. Sejak perusahaan BUMN ini mengerjakan proyek yang digadang-gadang akan menyalurkan limbah rumah tangga ke wilayah Sail ini banyak menyengsarakan warga.
"Selain kabut yang jarang disiram, juga kami harus tutup karena tidak ada akses jalan ke toko kami. Bahkan kami beberapa waktu lalu membawa dua korban ibu dan anak pengendara sepeda motor ke Rumah Sakit. Ibunya tewas anaknya hilang ingatan," kata warga Jalan Durian Pekanbaru, Leni, Jumat (16/10/21).
Sebelumnya bahkan dikabarkan Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan Pemko Pekanbaru sudah lama meminta agar pihak Balai Infrastruktur Wilayah di Kementerian PUPR segera menggesa proyek tersebut. Namun, hingga saat ini proyek tersebut masih dalam pengerjaan.
Sejak kehadiran proyek ini, banyak warga yang mengadu akibat gangguan dan kerugian yang disebabkan proyek itu. Seperti jalanan macet dan akses jalan yang sulit terutama saat hujan. Kondisi jalan berlubang ditutup air, membahayakan pengendara bahkan usaha mereka merugi hingga gulung tikar.
"Kita minta pihak kontraktor (HK/WIKA) propesional dan berprikemanusian dalam mengejakan proyek di tengah kota Pekanbaru. Sudah ada korban bukan menutup lobang didepan kedai saya lobang masih menganga," katanya.

Atas kejadian tewasnya seorang ibu dan anaknya hilang ingatan di Jalan Durian, warga Pekanbaru berharap Polda Riau mengusut Pimpinan karena kelalaian yang dilakukan oleh pekerjanya menyebabkan nyawa orang lain meninggal," harap warga Pekanbaru.
Dikonfirmasi salah seorang yang dikatakan Humas PT WIKA, Fadlan yang sering kelapangan sampai berita ini dirilis belum menjawab.